Aiptu Asep, Polisi Berani dan Cenderung Nekat
Jumat, 13 Apr 2007 17:27 WIB
Bandung - Kanit Intelkam Polsek Astanaanyar Aiptu Asep Widarsa dikenal sebagai perwira polisi yang berani dan cenderung nekat. Makanya tak heran, ketika terjadi perampokan di toko emas ABC, Jl Terusan Pasir Koja, Bandung, Jawa Barat, Asep langsung masuk dan menodongkan pistol."Loyalitas dia tinggi, berani dan cenderung nekat," kata Kasat Serse Polres Bandung AKP Hendra Kurniawan SIK di RS Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Bandung, Jumat (13/4/2007). Hendra adalah atasan Asep ketika ia masih menjabat sebagai Kapolsek Astanaanyar.Hendra menuturkan, dalam melaksanakan tugasnya, terkadang Asep tidak meminta back up atau bantuan. "Misalnya ada keributan, dia ngecek sendiri, kadang-kadang tidak menunggu bantuan," ujarnya.Selain itu Asep dikenal sebagai polisi yang selalu siap kapan saja. "Dia juga polisi yang selalu siaga. Kalau saya telepon malam-malam, dia pasti datang," kata Hendra.Hendra yang datang ke RSHS untuk menjenguk Asep menuturkan, pada Kamis 12 April 2007 malam, dia sempat bertemu Asep di IGD RS Emanuel sebelum dia dipindahkan ke RSHS. "Saat itu, dia masih sadar dan mengenali saya," cerita Hendra.Saat ini Asep masih berada di ruangan Instalasi Bedah Sentral RSHS. Dia masuk ruangan itu sekitar pukul 09.00 WIB dan hingga kini belum keluar. Sebelum masuk di RSHS dia sempat dilarikan ke RS Emanuel.Istri Asep, Susana masih berada di RSHS dan terlihat masih menunggui suaminya. Dia menolak diwawancarai wartawan.Asep adalah salah seorang polisi korban penembakan oleh perampok. Asep saat mendengar perampokan sadis dan brutal beraksi, langsung mendatangi toko emas ABC. Dia langsung menodongkan senjata. Namun naas, dia disambut dengan tembakan tiba-tiba hingga terjungkal. Timah panas bersarang di dada kiri dan kondisinya sempat kritis.
(mar/sss)











































