Ditembak Perampok, 3 Polisi yang Dirawat di RS Immanuel Membaik

Ditembak Perampok, 3 Polisi yang Dirawat di RS Immanuel Membaik

- detikNews
Jumat, 13 Apr 2007 16:43 WIB
Bandung - Tiga polisi anggota Polsek Astana Anyar, Bandung yang tertembak kawanan perampok toko emas ABC masih dirawat di ruang Philipus, RS Immanuel. Kondisi ketiganya membaik. Ketiga polisi yang dirawat di RS Immanuel adalah Bripka Beni Permana, Bripka Budi, dan Ipda Koswara. Jumat (13/4/2007), ketiganya tampak membaik dan dijenguk sejumlah koleganya dari sesama anggota polisi. Bripka Beni Permana tertembak di paha kaki kiri. Kakinya saat ini sudah bisa digerakkan sedikit-sedikit, setelah menjalani perawatan sejak Kamis (12/4/2007) malam. Kepada rekan-rekannya, Beni Permana bercerita mengenai aksi penembakan para perampok itu. "Saya tidak ada kesempatan mengeluarkan senjata. Begitu cepat kejadiannya," kata Beni. Di tempat tidur, Beni juga memeragakan para perampok yang memberondong tembakan. "Jadi, perampok-perampok ini menembak sambil jalan di jalan raya. Mereka juga mencoba mengosongkan jalan saat pergi," ujar Beni. Bripka Budi tertembak di paha kiri bagian tengah. Dia terkena dua peluru. Satu peluru menembus pahanya, satu peluru lainnya bersarang di tulang paha. Saat berbaring di ruang Philipus, Budi ditemani oleh ibunya. "Mungkin anak saya ini terkena satu tembakan, tapi langsung dua peluru," ujar ibu Beni. Akibat terkena tembakan ini, tulang paha Budi remuk. Kakinya juga terlihat dipasangi gips. "Itu remukan tulangnya dan sekarang kakinya belum bisa digerakkan," kata ibu Beni sambil menunjuk remukan tulang paha yang disimpan di dekat tempat tidur. Sedangkan Ipda Koswara, Kanit Reskrim Polsek Astana Anyar, mengalami luka lebih serius dibanding dua anak buahnya. Koswara tertembak di bagian paha atas. Pelurunya menembus pantat. Saat ini, pantat Koswara juga tidak bisa digerakkan sama sekali. Ruang perawatan korban tembak ini dijaga oleh polisi. Di dalam ruang perawatan, terdapat tiga karangan bunga dari Polri. Karangan bunga ini ditujukan kepada tiga anggota polisi itu. Sementara di lobi RS Immanuel, juga terlihat beberapa personel polisi yang berjaga. Sebenarnya, ada satu lagi anggota polisi yang tertembak kawanan perampok. Dia adalah Kanit Intelkam Aiptu Asep Widarsa. Namun, karena lukanya cukup parah, Asep telah dirujuk ke RS Hasan Sadikin untuk perawatan yang lebih intensif. (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads