Baru TB Silalahi yang Jenguk Kantor Wantimpres di Eks Gedung DPA
Jumat, 13 Apr 2007 14:57 WIB
Jakarta -
Kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang terletak di lantai 2 dan 3 eks Gedung Dewan Pertimbangan Agung (DPA), masih melompong. Hingga hari ini sebagian besar anggota Wantimpres belum mengunjungi kantor yang akan mereka huni itu."Baru ada satu orang anggota Wantimpres yang ke sini, Pak TB Silalahi beserta stafnya yang datang kemarin. Lainnya belum ada," kata Ketua Unit Ketertiban Keamanan Dalam (UKKD) Pramono Sidik yang menemani detikcom berkeliling melihat kantor Wantimpres, Jl Veteran III, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2007).Menurut Pramono, Silalahi bahkan sempat beristirahat di ruangannya, ditemani oleh sejumlah stafnya. "Beliau malah sempat bersenda gurau dengan kita-kita," ujar Pramono.Nantinya lantai 3 akan ditempati oleh 8 anggota Wantimpres. Sedangkan lantai 2 ditempati oleh ketua Wantimpres beserta sekretaris koordinator. Papan yang menunjukkan nama-nama anggota Wantimpres masih ditulis di kertas dengan komputer dan ditempel dengan plester bening.Keluar dari lift lantai 3 yang menghadap ke barat, berjalan ke sebelah kiri terdapat koridor tempat 5 anggota Wantimpres akan berkantor. Koridor tersebut berlantai karpet biru beludru polos. Dari pintu masuk koridor sebelah kanan terdapat ruang kerja TB Silalahi, berhadapan dengan ruangan Ma'ruf Amin. Setelah Ma'ruf Amin, ada ruangan Sjahrir. Berbelok ke kiri letter L sedikit ada ruangan staf, lurus menyusuri koridor di belakangnya ada ruangan Emil Salim. Berhadapan dengan Emil Salim ada kantor Rachmawati Soekarnoputri.Kembali ke arah lift berjalan letter L sebelah kanan, ada koridor serupa. Sebelah kanan ada ruangan Adnan Buyung Nasution berhadapan dengan ruangan staf ahli. Di belakang ruangan Adnan Buyung terdapat berturut-turut ruangan Subur Budhisantoso dan Radi A Gany."Kantor staf yang di lantai 3 adalah kantor staf ahli dari masing-masing anggota," ujar Pramono.Karpet Tutul-tutulMasing-masing ruangan beralaskan karpet biru bermotif tutul-tutul kuning merah, seperti yang terlihat di ruang Adnan Buyung Nasution. Ruangan tersebut berukuran 7 x 8 meter. Masuk ke dalam ada ruangan staf berukuran 4 x 3 meter yang berisi dua meja kantor, dua kursi kantor putar, sebuah lemari besi dan sebuah dispenser. Di salah satu meja tampak sebuah pesawat telepon. Dari ruangan tersebut, ada sekat dan pintu yang menghubungkan kantor tempat meja kerja anggota Wantimpres berada. Ruangan kerja tersebut berukuran 4 x 7 meter berisi meja kerja kayu berdimensi sekitar 2 x 1 x 1 meter, pesawat telepon dan tempat alat tulis kantor. Sebuah 'kursi direktur' berwarna hitam tampak di belakangnya. Di depannya ada dua buah meja kantor biasa. Ada juga rak TV beserta TV sebesar 21 inchi yang diletakkan di dinding yang berbatasan dengan sekat ruangan staf. Di tengah ruangan ada satu set sofa tamu plus berwarna coklat kekuningan bermodel minimalis dilengkapi bantal berwarna serupa. Satu sofa panjang dan dua sofa kecil yang diatur letter U mengelilingi meja tamu. Tak lupa alat pendingin ruangan pun melengkapi di salah satu dindingnya.
(nwk/nrl)










































