Ryaas Pede Evaluasi IPDN Tuntas Kurang dari 2 Bulan
Jumat, 13 Apr 2007 14:48 WIB
Jakarta - Ryaas Rasyid optimistis tim yang dia pimpin mampu mengevaluasi sistem penyelenggaraan pendidikan IPDN lebih cepat dari batas waktu yang diberikan Presiden SBY selama 2 bulan."Karena ini kerja tim, saya kira 2 bulan lebih dari cukup. Kalau bisa lebih cepat dari itu," katanya.Hal tersebut ia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya sebelum mengikuti briefing di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (13/4/2007).Mengikuti pemberitaan di media massa, mantan rektor Institut Ilmu Pemerintahan itu menafsirkan perubahan fundamental yang dimaksud Presiden sebagai perubahan sistem pengajaran IPDN. Itu berarti memerlukan evaluasi komprehensif terhadap semua aspek dalam organisasi kampus IPDN, mulai dari kurikulum, sistem pengajaran, metode pengasuhan, manajemen, hubungan siswa-dosen, hubungan antar siswa, dan para personel IPDN."Tapi saya mau minta klarifikasi dulu ke Presiden agar tidak melampaui batas. Saya kan melaksanakan tugas, bukan sesuai kemauan saya, tapi sesuai konsep Presiden," ujar profesor yang mengaku belum sempat membaca keppres pengangkatannya sebagai ketua tim evaluasi IPDN itu.
(gah/nrl)











































