Sultan HB X Tidak Larang Warga Yogya Gelar Pisowanan
Jumat, 13 Apr 2007 13:27 WIB
Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak bersedia lagi dicalonkan menjadi Gubernur DIY setelah masa jabatan berakhir tahun 2008. Namun dirinya tidak bisa melarang dan bersedia menerima warga Yogyakarta yang akan menggelar aksi pisowanan yang meminta dirinya bersedia menjabat gubernur lagi."Ya, secara prinsip saya bersedia bagi para lurah ataupun warga masyarakat termasuk carik (sekdes) yang akan bertemu dengan saya," kata Sultan kepada wartawan seusai menghadiri rapat Muspida I di Mapolda DIY di Jl RingroadUtara, Condongcatur, Depok, Sleman Jumat (13/4/2007).Menurut dia, dengan pisowanan, warga ingin menyampaikan aspirasi dan keinginannya. Rencananya pertemuan itu akan digelar pada hari Senin (16/4/2007). Namun dirinya meminta maaf karena pada hari Senin tersebut, Sultan harus terbang ke Jakarta untuk menghadiri rapat di Depdagri. "Prinsip saya bisa menerima, tapi mohon disesuaikan dnegan tanggal dan jam yang jelas untuk bertemu para lurah maupun para sekdes. Saya akan menerima, tapi mohon jam dan hari saya yang menentukan," katanya.Ketika akan meninggalkan Mapolda DIY, Sultan menegaskan keputusan dirinya tidak bersedia menjabat sebagai gubernur periode mendatang sudah menjadi keputusan. "Itu adalah hak saya," kata Sultan sambil memasuki mobil dinasnya.
(bgs/asy)











































