Aparat Dicurigai Terlibat Rampok ABC, Senpi Harus Diperketat
Jumat, 13 Apr 2007 11:33 WIB
Jakarta - Jika Anda curiga perampokan toko emas ABC Bandung melibatkan oknum TNI atau Polri, Anda tidak sendiri. Anggota DPR Permadi juga punya feeling yang sama."Kemungkinan itu ada saja, baik oknum anggota TNI/Polri yang terlibat atau yang menjual senjata," kata Permadi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (13/4/2007).Karena itulah anggota Komisi I ini meminta agar perizinan penggunaan senjata api harus diperketat.Perampok yang menggasak 8 kg emas milik Tongki (72) ada 6 orang. Mereka membawa senjata semiotomatis dan memberondongkan timah panas ke segala penjuru. Dua orang tewas dan 8 lainnya terluka, termasuk 4 polisi. Perampok kabur dengan naik sepeda motor. Polisi mengidentifikasi mereka sebagai mantan napi yang baru keluar dari LP Kebon Waru pada awal bulan ini. Menurut Permadi, kenekatan para perampok terjadi akibat ekologi masyarakat yang sudah sedemikian parah karena tidak bisa memenuhi kebutuhannya. Pemerintah, sambungnya, harus segera mengatasi dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebab, bukan tidak mungkin lagi akan banyak orang yang mencuri, merampok dan bunuh diri. Pria yang sering mengenakan baju hitam-hitam itu meminta polisi bekerja keras mengusut tuntas kasus tersebut."Termasuk dengan mengecek izin semua penggunaan senjata oleh masyarakat maupun aparat," tandas politisi asal PDIP itu.
(nik/nrl)











































