Kereta Telat 2 Jam, 25 Tiket Dikembalikan Wartawan Peliput JK

Kereta Telat 2 Jam, 25 Tiket Dikembalikan Wartawan Peliput JK

- detikNews
Jumat, 13 Apr 2007 10:45 WIB
Jakarta - Rencana wartawan meliput Wapres Jusuf Kalla di Yogyakarta nyaris berantakan. Gara-garanya kereta api eksekutif Argo Dwipangga yang dijadwalkan berangkat ke Yogya pukul 08.00 WIB, hingga pukul 10.00 WIB tidak kunjung tiba.Karena kecewa, 25 wartawan langsung mengembalikan tiket yang sudah di tangan kepada petugas PT KA di Stasiun Gambir, Jumat (13/4/2007). Mereka memilih naik pesawat daripada terlambat sampai di Yogyakarta.Semula wartawan masih bersabar menunggu kedatangan kereta ketika petugas informasi Stasiun Gambir mengumumkan ada keterlambatan. Alasannya, lokomotif penarik KA Argo Dwipangga tidak bisa lewat di Stasiun Jatinegara."Wesel (alat pemindah jalur kereta) mengalami gangguan sehingga lokomotif tidak bisa langsir di Stasiun Manggarai," demikian pengumuman petugas melalui pengeras suara.Namun tungu punya tunggu, hingga pukul 10.00 WIB ternyata tidak ada kepastian kapan kereta akan berangkat. Rombongan wartawan kemudian mendatangi ruang Kepala Stasiun Gambir Suyatno di lantai 1."Pak bagaimana nih? Kok nggak berangkat-berangkat keretanya," keluh seorang wartawan begitu melihat wajah Suyatno.Suyatno yang tidak tahu apa-apa agak terkejut melihat 25 wartawan mengerumuninya. Melalui handy talky, dia lalu menghubungi petugas bagian informasi untuk meminta keterangan.Penjelasan yang sama terulang dari mulut Suyatno. "Diperkirakan kereta baru bisa berangkat 40 menit lagi," imbuhnya.Rombongan wartawan semakin kecewa. Mereka khawatir terlambat sampai di tujuan, sebab acara yang digelar Wapres dijadwalkan dimulai pukul 18.00 WIB. Wartawan akhirnya memutuskan mengembalikan tiket yang sudah di tangan.Diantar Suyatno, beberapa wartawan kemudian menukarkan tiket seharga Rp 180 ribu itu ke ruangan costumer service yang berada tidak jauh dari ruang kepala stasiun.Untungnya petugas yang melayani tidak berbelit-belit, uang sebesar Rp 4,5 juta dikembalikan utuh tanpa potongan. Padahal biasanya jika penumpang membatalkan perjalanan, uang tiket mereka minimal dipotong 20 persen.Karena harus mengejar waktu, rombongan wartawan akhirnya memilih menggunakan pesawat. "Memang, wartawan Wapres harusnya naik pesawat kali," celetuk seorang wartawan yang disambut gerr rekan-rekannya. (bal/umi)


Berita Terkait