SMS Perampokan Beredar 5 Hari Sebelum ABC Disatroni Bandit
Jumat, 13 Apr 2007 10:39 WIB
Bandung - Perampokan toko emas ABC sungguh mengagetkan, mirip film koboi Hollywood. Tapi bagi sebagian orang, perampokan itu seolah membenarkan kabar yang beredar sebelumnya bahwa akan ada perampokan besar di Kota Kembang itu.Kabar rencana perampokan itu merebak di kalangan polisi Bandung, 5 hari lalu. Informasi itu dipantulkan oleh petugas intelijen mereka di lapangan.Menurut sumber terpercaya detikcom di kepolisian Bandung, Jumat (13/4/2007), kabar itu juga telah diterima polisi lewat SMS. Isinya, kurang lebih akan ada target perampokan skala besar.Polisi di level bawah lantas melaporkan hal itu pada atasannya. Mereka juga meminta agar mereka kembali dipersenjatai setelah senjata mereka dipreteli menyusul kasus penembakan Briptu Hance pada AKBP Lilik Purwanto di Mapolwiltabes Semarang. Tapi, atasan mereka keberatan karena untuk mengantongi pistol harus lewat psikotes dan tes lainnya. Hingga akhirnya 6 perampok bersepeda motor beraksi pada Kamis 12 April pukul 19.00 WIB di toko emas ABC, Jl Terusan Pasir Koja, Bandung. Mereka yang sempat membaca SMS target perampokan itu pun langsung terhenyak. Oh, itu to yang dimaksud SMS itu....Ketika perampokan terjadi, seorang warga ngebut melapor ke Polsek Astana. 15 Personel Polsek Astana segera meluncur ke TKP. Dari 15 orang, hanya 2 orang yang mengantongi pistol Revolver yaitu Kanit Reskrim Iptu Koswara dan Kanit Intelkam Aiptu Asep Widarsa (Aswid). Sedangkan anak buah mereka, menghadapi perampok dengan tangan kosong.Di luar dugaan, bandit yang mereka hadapi bersenjatakan senjata semi otomatis. Polisi jelas kalah pamor. Alhasil, empat polisi bersimbah darah. Kanit Intelkam Aiptu Asep Widarsa bahkan sempat kritis.Dar der dor....
(nrl/ziz)











































