Pria AS Didakwa Berkonspirasi Mengebom Eropa
Jumat, 13 Apr 2007 09:14 WIB
Ohio - Seorang pria AS didakwa terlibat konspirasi untuk mengebom sejumlah resor wisata Eropa, fasilitas pemerintah AS dan pangkalan militer di luar negeri. Pria berusia 43 tahun itu dituduh bergabung dengan jaringan teroris al Qaeda.Menurut dakwaan pengadilan federal negara bagian Ohio, Christopher Paul menghabiskan waktunya dengan mempelajari teknik bertarung dan bagaimana menggunakan granat dan senapan di sebuah kamp al Qaeda di Afghanistan pada awal tahun 1990-an.Pria asal Columbus, Ohio itu kemudian bergabung dengan kelompok al Qaeda di Pakistan dan mengaku siap untuk melakukan jihad.Investigasi mengenai Paul dan kegiatannya berlangsung selama 4 tahun dan mencakup 3 benua dan setidaknya 8 negara. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (13/4/2007)."Dakwaan terhadap Christopher Paul menunjukkan gambaran yang mengganggu dari seorang warga Amerika yang pergi ke luar negeri untuk berlatih sebagai seorang jihad, bergabung dengan al Qaeda dan memberikan instruksi militer dan dukungan ke para pengikut di sini dan luar negeri," kata Wakil Jaksa Agung AS Kenneth Wainstein dalam statemennya.Paul didakwa menyediakan dukungan material bagi para teroris, berkonsprirasi untuk memberikan dukungan ke para teroris dan konspirasi untuk menggunakan senjata pemusnah massal, yang bisa diancam hukuman maksimal penjara seumur hidup.Seorang teman Paul, Hisham Jenhawi mengaku terkejut dengan dakwaan tersebut. "Saya pikir bukan kepribadiannya untuk bertindak seperti itu," kata pria berusia 32 tahun itu di persidangan. "Dia pria yang sangat baik," imbuhnya.Dalam dakwaan juga dinyatakan, Paul telah pergi ke Jerman pada April 1999 untuk melatih rekan-rekannya menggunakan bahan peledak untuk menyerang target Eropa dan AS, termasuk gedung pemerintah dan tempat-tempat wisata yang banyak dikunjungi turis AS.
(ita/nrl)











































