Perampokan Toko Emas ABC Mungkin Dilakukan Teroris

Perampokan Toko Emas ABC Mungkin Dilakukan Teroris

- detikNews
Kamis, 12 Apr 2007 22:32 WIB
Jakarta - Aksi perampokan yang dilakukan 6 perampok bersenjata api, dan salah satunya adalah senjata otomatis kemungkinan dilakukan oleh kelompok teroris. Ini terkait dengan cara mereka merampok yang sudah cukup terlatih dan sistematis.Ketika penangkapan pelaku teroris Imam Samudera di Serang Banten beberapa tahun silam, pernah terungkap perampokan toko emas di Serang yang menggunakan senjata api. Berdasarkan, informasi dari polisi ketika itu, perampok itu adalah kelompok teroris yang telah kehabisan dana.Dari cara mereka yang merampoknya sama, terorganisir, terlatih dan sistematis. Aksi perampokan itu, menurut sumber polisi, memang dilakukan oleh kelompok teroris yang masuk dalam binaan Imam Samudera.Seorang bintara Polri dari Polda Metro Jaya yang enggan disebutkan namanya dan ikut dalam penangkapan Imam Samudera kepada detikcom saat itu pernah bercerita. Para teroris ini akan mengambil jalan apapun termasuk merampok untuk membiayai kegiatannya, jika mereka tidak lagi mendapatkan dana dari para penyandang dananya. Ciri khas mereka adalah dengan merampok toko emas, dengan alasan emas paling mudah untuk dijual dan harganya yang cukup tinggi. Selain itu, pengamanan di toko emas biasanya kurang begitu ketat dibandingkan pengamanan di sebuah bank. Selain itu, salah satu perampok yang menggunakan senjata otomatis, patut diduga dilakukan oleh kelompok teroris. Karena kalau perampok biasa, akan sulit mendapatkan akses untuk memiliki senjata laras panjang otomotis itu.Fakta lainnya adalah bagaimana perampok ini melakukan operasinya secara sistematis dan terlatih. Para teroris ini biasa dilatih untuk menggunakan senjata, melakukan penyergapan dan penyerangan. Dan ini terlihat tidak ada satu perampok di Toko Emas ABC yang terkena tembakan atau berhasil ditangkap. Tapi justru polisi yang menjadi korban penembakan oleh para perampok ini. Tiga polisi yang tertembak itu adalah Kanit Serse Polsek Astanaanyar Ipda Koswara, Kanit Intel Polsek Astanaanyar Aiptu Aswa, dan Bripka Deny Permana mengalami luka tembak. (mar/mar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads