Ketua Timnas Minta Maaf kepada Korban Lumpur dan Media

Ketua Timnas Minta Maaf kepada Korban Lumpur dan Media

- detikNews
Kamis, 12 Apr 2007 18:34 WIB
Surabaya - Ketua Pelaksana Timnas Penanggulangan Lumpur Sidoarjo Basuki Hadimoelyono meminta maaf kepada warga Porong jika ada kesalahan dan kekurangan dalam kinerjanya. Timnas dibubarkan setelah pemerintah membentuk Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). "Rekan-rekan sekalian, saya mohon maaf, saya minta satu menit saja. Mohon dimuat atau tidak terserah. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada yang tidak memuaskan terutama warga Porong," kata Basuki usai mendampingi BPLS bertemu Gubernur Imam Utomo di kediaman dinas gubernur, Jl Imam Bonjol, Surabaya, Kamis (12/4/2007). Selain meminta permohonan maaf pada warga korban lumpur, Basuki juga mengucapkan terima kasih pada semua wartawan. "Saya terima kasih kerja sama dengan rekan-rekan sekalian. Saya juga mohon maaf jika ada kata-kata saya yang kurang berkenan," kata Basuki. Saat disinggung rencana polisi yang akan mengaudit keuangan Timnas, Kepala Balitbang Departemen Pekerjaan Umum ini mengatakan, ia tidak tahu alasan mengapa ada keinginan untuk mengaudit tim yang ia pimpin. "Saya nggak ngerti juga apa yang diaudit, saya nggak pegang uang. Semua ada di Lapindo," jelasnya. Keuangan Timnas sudah diaudit oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan baru selesai pada bulan maret. Basuki enggan menanggapi isu yang menuding dirinya dan Timnas melakukan korupsi anggaran penanggulangan lumpur. "Kalau isu ini, saya tidak nanggapi," imbuh dia sambil tertawa. (gik/asy)


Berita Terkait