GA 602 Bergetar Saat Airbone, Tapi Lampu Indikator Normal

GA 602 Bergetar Saat Airbone, Tapi Lampu Indikator Normal

- detikNews
Kamis, 12 Apr 2007 16:56 WIB
Jakarta - Getaran tanda ada yang tidak beres dirasakan pilot pesawat Garuda GA 602 bukan saat take off, melainkan ketika airbone, yakni posisi pesawat miring setelah take off."Waktu setelah take off ke airbone, rodanya kan melipat, saat itu dirasakan getaran, tapi instrumen di dalam kokpit semuanya menunjukkan normal," kata Kepala Komunikasi Perusahaan PT Garuda Indonesia Pujobroto.Hal ini disampaikan dia di Kantor Garuda, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (12/4/2007).Pesawat Boeing 737-400 beregistrasi PK-GWK jurusan Jakarta - Makassar - Manado tersebut kini menjalani pemeriksaan dan perawatan di apron Bandara Hasanuddin, Makassar.Saat berangkat sudah dicek? "Ya sudah. Semua dalam keadaan normal," kata Pujo.Pujo kemudian membeberkan kronologi peristiwa tersebut. Dituturkan dia, pesawat GA 602 dari Bandara Soekarno Hatta pukul 08.05 WIB melayani rute ke Manado via Makassar dengan membawa penumpang sebanyak 134 orang. Terdiri dari 14 orang di kelas bisnis, 120 orang di kelas ekonomi. Pesawat dipiloti Kapten Adi Nasai yang sudah memiliki jam terbang 8.501 jam sejak 19 Oktober 1987.Pesawat melakukan take off dengan normal. Setelah itu pilot merasakan ada getaran. Namun tidak mengetahui penyebabnya karena semua indikator dalam kokpit pesawat dalam kondisi normal."Setelah pesawat airbone, tidak lagi dirasakan getarannya dan penerbangan berjalan normal," kata Pujo.Saat pesawat akan mendarat di Bandara Hasanuddin, Makassar, lanjut dia, pilot meminta bantuan kepada petugas tower bandara untuk memberikan informasi atau mengecek mengenai kondisi ban pesawat."Ketika itu pesawat melaksanakan holding (berputar di atas bandara) sekitar 25-30 menit. Saat itu rodanya sudah keluar. Petugas tower memberikan informasi bahwa roda belakang (main wheel) sebelah kiri bagian dalam mengalami pecah ban," tutur Pujo.Setelah melakukan holding dan berkoordinasi dengan Bandara Hasanuddin dan unit terkait lainnya, akhirnya pesawat melaksanakan pendaratan dan semuanya berjalan normal. Pesawat berhenti di Taxy Way A Bandara Hasanuddin sekitar pukul 12.05 Wita."Seluruh penumpang turun dari tangga pesawat secara normal dan semuanya dalam kondisi sehat, tidak ada yang mengalami cedera. Peristiwa ini dikategorikan insiden," pungkas Pujo. (sss/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads