Sumsel Tetap Dukung IPDN

Sumsel Tetap Dukung IPDN

- detikNews
Kamis, 12 Apr 2007 16:44 WIB
Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tidak akan menghentikan pengiriman siswa ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Sumsel tetap menganggap IPDN penting."Kita akan tetap mengirim siswa ke IPDN, karena pendidikan pemerintahan tersebut masih kita butuhkan. Setidaknya 480 siswa se-Sumsel yang mengikuti IPDN," kata Gubernur Sumatra Selatan, Syahrial Oesman, kepada pers, di kantornya, Jalan Kapten A. Rivai, Palembang, Kamis (12/04/2007).Mengenai persoalan di IPDN, kata Syahrial, itu merupakan persoalan pemerintah pusat. Tepatnya, Depdagri yang berhak melakukan penelitian terhadap persoalan pendidikan IPDN.Lalu, apa yang dilakukan pemerintah Sumsel? Menurut Syahrial, pihaknya telah menghubungi para bupati dan walikota di daerahnya untuk menghubungi para siswa asal daerah mereka dan menanyakan kondisinya."Paling tidak untuk mereka bertahan dan menjaga eksistensi sebagai pelajar yang masih menjadi harapan bagi Sumsel. Kita tidak lakukan evaluasi, kita hanya tunggu hasil saja," katanya.Apakah ada siswa asal Sumsel yang terlibat dalam kasus kekerasan di IPDN? "Kabarnya begitu. Tapi terkait tindakannya akan kita serahkan sepenuhnya ke sana. Sebab di sana yang melakukan penelitian, pemecatan dari IPDN. Masak gubernur yang memecat siswa IPDN, kan ada prosedur pendidikan di sana," lanjutnya.Pernyataan Syahrial didukung Walikota Pagaralam Jazuli Kuris dan Bupati Musirawas Ridwan Mukti. Kedua bupati tersebut kepada pers di daerahnya masing-masing mengatakan tidak setuju jika IPDN dibubarkan. "Jangan sampai mau membenahi ranting tapi kita malah tebang pohonnya," kata Jazuli Kuris. Siswa IPDN asal Pagaralam sebanyak 40 orang."Mungkin polanya yang diubah. Pola yang lama bagus. IPDN-nya di daerah dan melanjutkan S-1 di pusat," kata Ridwan Mukti. Siswa IPDN asal Musirawas sebanyak 16 orang. (tw/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads