Cliff Disuntik Formalin Inisiatif RS Agar Awet
Kamis, 12 Apr 2007 15:46 WIB
Jakarta - Beredar kabar, formalin yang disuntikkan ke tubuh praja IPDN Cliff Muntu untuk mengaburkan tanda-tanda kekerasan. Namun, seorang guru besar IPDN Lexie Giroth yang mengantar Cliff ke RS Al Islam membantahnya.Menurut dosen yang dituakan itu, jenazah Cliff disuntik formalin atas inisiatif pihak rumah sakit agar awet. Hal itu disampaikan dia usai pertemuan antara anggota DPRD Sulut, praja IPDN asal Sulut dan kedua orang tua Cliff di aula rektorat IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (12/4/2007)."Penjaga kamar mayat bilang, waktu itu, sedang duduk-duduk dengan 5 polisi. Dia bilang, mau diformalin nggak," cerita Lexie menirukan pertanyaan petugas itu."Lalu saya jawab, apa perlu. Dia menjawab, kalau perjalanan jauh memang harus. Kalau di kampung saya sih cuma pakai kopi saja," lanjutnya.Namun menurut Lexie, jenazah Cliff harus disuntik 5 liter formalin karena akan berada dalam perjalanan selama tiga hari. "Ya, silahkan saja," kata Lexie waktu itu.Akhirnya, setelah diperiksa dan dimandikan, jenazah Cliff pun disuntik formalin.Berarti Anda menyetujui? "Tidak ada alasan untuk menjawab tidak, itu kan medis," tandasnya.Dia juga membantah telah membawa formalin untuk disuntikkan ke tubuh Cliff. "Tidak mungkin saya bawa-bawa formalin. Saya tidak membawanya," ketusnya.
(ken/sss)











































