Pawang Tewas Diamuk Gajah
Kamis, 12 Apr 2007 10:50 WIB
Semarang - Ada kalanya hewan peliharaan jadi bumerang. Seperti terjadi di Slawi, Tegal, Jawa Tengah, pawang tewas karena diamuk gajah yang sehari-hari menjadi 'rekan kerja'-nya.Koidin (40), demikian nama pawang bernasib naas itu. Akibat amukan hewan peliharaannya, kepala dan badannya remuk. Belum diketahui penyebab mengamuknya hewan berbelalai tersebut.Peristiwa mengenaskan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, Rabu (11/) kemarin di Kawasan Objek Wisata Guci, Tegal. Saat itu, suasana objek wisata pemandian air panas itu tengah sepi, sehingga tak seorang pun tahu kronologis kejadiannya.Diperkirakan, gajah mengamuk saat hendak dirantai. Pasalnya, sebelum Koidin diamuk, seseorang sempat melihat rantai gajah lepas. Sebagai pawang, Koidin diharuskan merantai 'rekan kerja'-nya itu.Tidak diketahui apa yang terjadi saat Koidin berusaha merantai kembali sang gajah. Namun petugas di wilayah objek wisata tersebut menemukan Koidin tewas di kandang.Mengetahui kejadian tersebut, petugas objek wisata langsung melapor ke polisi. Jenasah Koidin dibawa ke RSUD dr Soeselo, Slawi untuk divisum. Rencananya, jenasah akan dimakamkan, hari ini."Untuk sementara, gajah sudah diamankan di kandang. Kami belum bisa memperkirakan mengapa hewan itu mengamuk. Sedangkan dari visum medis, korban mati karena terluka terinjak gajah," kata petugas Polsek Bojong, Slawi, Tegal kepada detikcom melalui telepon, Kamis (12/4/2007).Gajah yang 'membantai' Koidin tercatat milik H Sastoro, warga kemaron, Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Sehari-hari, gajah itu digunakan sebagai hiburan di arena wisata Guci. Menurut kepolisian, Sastoro tak perlu diperiksa, karena tidak berkaitan langsung dengan mengamuknya sang gajah.
(try/djo)











































