Bocah Ajaib Poso Tak Mau Dipotret, Pengantre Dirikan Tenda

Bocah Ajaib Poso Tak Mau Dipotret, Pengantre Dirikan Tenda

- detikNews
Kamis, 12 Apr 2007 08:41 WIB
Palu - Selvin Bungge, bocah 8 tahun asal Poso, Sulawesi Tengah, dipercaya banyak orang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Penyembuhan yang dilakukan Selvin yang hanya melalui doa membuat penasaran banyak orang. Hal ini memang misteri. Apalagi, wartawan tidak diperbolehkan memotret Selvin. Selvin Bungge bertempat tinggal di Desa Meko, Kecamatan Pamona Barat, Kabupaten Poso, sekitar 120 kilometer dari Poso. Selvin merupakan murid kelas 2 SDN Meko dan murid sekolah minggu GKST El Shaday Meko. Sekolah minggu ini milik ayahnya. Selvin yang beragama Protestan ini dikenal sebagai bocah perempuan yang rajin beribadah. Keajaiban yang dimiliki Selvin menarik banyak wartawan untuk mengetahui lebih dekat siapa sebenarnya Selvin. Namun, kedua orangtua Selvin menolak memberikan keterangan apa pun. Mereka bahkan melarang wartawan untuk mengambil gambar. "Ini sudah sesuai keinginan Selvin," kata orangtuanya. Sejumlah wartawan televisi nasional telah berdatangan ke Desa Meko yang kini sangat ramai itu. Cerita-cerita mengenai kehebatan Selvin dalam menyembuhkan banyak orang sudah menyebar. Namun, entah mengapa begitu wartawan akan mengambil gambar Selvin, malah dilarang. Saat ini, sejumlah wartawan masih tertarik untuk mengetahui keajaiban ini. Pemantauan detikcom, Kamis (12/4/2007), sudah banyak warga dari berbagai kota yang berdatangan ke Desa Meko untuk meminta disembuhkan oleh Selvin. Mereka harus rela antre. Mereka akan diterima Selvin sesuai dengan nomor urut pendaftaran. Para warga yang mempercayai kehebatan Selvin ini tampak mendirikan tenda-tenda di lapangan bola, balai desa, sekolah-sekolah dan di halaman-halaman rumah warga tetangga Selvin. Mereka membawa perbekalan untuk kebutuhan hidup sementara selama menunggu jadwal pengobatan massal yang digelar pada hari Senin dan Jumat itu.Kisah Selvin sudah beredar di mailing-mailing list. Ceritanya memang cukup menakjubkan. Dari sebuah maling list, disebutkan bahwa kaca mata, tongkat , kursi roda, dan lain-lain kini menumpuk di rumah Selvin. Barang-barang ini ditinggalkan pemiliknya yang sudah disembuhkan Tuhan lewat Selvin. Tidak semua orang datang disembuhkan. Bahkan, sejumlah pendeta yang datang kepada Selvin, malah diusir pulang. Para pendeta itu langsung ditemplak perbuatannya disuruh pulang dan bertobat. Selvin juga menolak pemberian uang. Pernah ada warga yang bisa disembuhkan memberinya uang Rp 5 juta. Tapi, Selvin hanya mengambil Rp 1.000 dan dia mengatakan uang itu akan disumbangkan ke gereja. (asy/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait