Cari Harga VLCC, KPK Kirimkan Penyidik ke Korea
Rabu, 11 Apr 2007 22:52 WIB
Jakarta - KPK memutuskan akan mengirim penyidiknya ke pabrik kapal tanker VLCC di Korea Selatan. Para penyidik itu ditugaskan untuk mencari harga pembanding kapal yang dijual PT Pertamina."Kami akan menurunkan penyidik ke sana. Paling lama akhir bulan ini," kata Wakil Ketua KPK bidang Penindakan Tumpak H Panggabean di Gedung KPK, Jl Veteran III, Jakarta, Rabu (11/4/2007).Meski kasus penjualan 2 unit VLCC saat ini sedang ditangani KPK dan Kejagung, lanjut Tumpak, kedua belah pihak akan terus melanjutkan penyelidikannya masing-masing. "Siapa yang siap meningkatkan kasus ini ke penyidikan, maka dia yang menangani kasus ini," jelas Tumpak.Keputusan ini diambil setelah KPK dan Kejagung melaksanakan gelar perkara yang dilaksanakan sekitar 3 jam mulai pukul 16.00 hingga 19.45 WIB. Rombongan Kejagung yang dipimpin Hendarman ini diterima langsung Tumpak.Hendarman menambahkan, saat ini kedua belah pihak sepakat untuk saling berbagi informasi mengenai kemajuan penyelidikan kasus ini. "Sehingga nantinya jika KPK meningkatkan kasus ini ke penyidikan, maka kami akan menyerahkan data-data kami. Begitu juga sebaliknya," ujar Hendarman.Pansus DPR sebelumnya meminta agar KPK atau Kejagung menyelidiki dugaan korupsi penjualan 2 unit tanker VLCC milik Pertamina. Kejagung pun menanggapi permintaan Pansus dengan langsung memanggil mantan Menneg BUMN Laksamana Sukardi. Sedangkan KPK yang sudah menyelidiki kasus ini selama 2 tahun, baru mamanggil Laks setelah Kejagung meminta keterangan mantan politisi PDI Perjuangan itu.
(ary/asy)











































