Cekcok Pilot-Kopilot GA 200 Bukan Konteks Isi Black Box

Cekcok Pilot-Kopilot GA 200 Bukan Konteks Isi Black Box

- detikNews
Rabu, 11 Apr 2007 17:37 WIB
Jakarta - Black box pesawat Garuda GA 200 yang terbakar di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, dikabarkan merekam cekcok pilot dan kopilotnya. Benarkah demikian?"Saya katakan itu bukan dalam membicarakan konteks cockpit voice recorder (CVR) di black box. Saya bicara itu karena menceritakan kembali pengakuan saksi mata," ujar Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi.Hal itu disampaikan Tatang dalam keterangan pers di Dephub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (11/4/2007).Dijelaskan dia, saksi mata yang dimaksud, berada di luar pesawat. Artinya, saksi tidak ikut terbang. Namun Tatang tidak menyebutkan bagaimana orang yang berada di luar pesawat bisa mengetahui pembicaraan pilot dan kopilot.Sebelumnya, black box disebut-sebut membocorkan bahwa Kopilot Gagam Saman Rahmana pernah meminta Pilot M Marwoto untuk melakukan go around (berputar sebelum mendarat), namun permintaan itu tidak dipenuhi Marwoto.Terkait hal ini, Ketua Investigator in Charge GA 200, Mardjono, mengatakan, tidak ada argumentasi mengenai go around. Diakuinya, pesawat memang over speed namun angka pastinya masih akan divalidasi."Ada yang bilang angkanya 220 knot, 230 knot, dan 240 knot. Ini akan divalidasi lagi," ujar Mardjono.Ditambahkan dia, KNKT belum bisa membuka hasil pembacaan black box karena kita terikat dengan ketentuan International Civil Association Organisation (ICAO) Annex 13.Tapi adakah indikasi human error? "KNKT tidak pernah menyebutkan ini human factor atau human error, karena pada dasarnya KNKT tidak mencari siapa yang salah," imbuh Mardjono.Karena itu, lanjut dia, yang dilakukan KNKT adalah murni penyelidikan teknis supaya hal tersebut tidak terulang lagi."Kalau memang masalahnya kejiwaan, kita akan memberikan rekomendasi berupa training," tukas Mardjono. (nvt/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads