Menhan Datangi LSM Internasional 'Klarifikasi' TNI

Menhan Datangi LSM Internasional 'Klarifikasi' TNI

- detikNews
Rabu, 11 Apr 2007 17:04 WIB
Jakarta - Pemerintah gerah dengan sejumlah LSM internasional yang terus menuduh TNI melanggar HAM. Menhan Juwono Sudarsono akan berangkat ke AS menemui mereka."Ini inisiatif saya untuk menjelaskan TNI sekarang bukan seperti TNI zaman dulu," ujar Juwono usai pelantikan Wantimpres di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (11/4/2007).Beberapa LSM yang akan ditemui Juwono antara lain Amnesty International dan Human Rights Watch. Menurutnya langkah ini perlu dilakukan karena LSM-LSM tersebut kerap mempengaruhi kebijakan Senat dan Kongres AS terkait dengan Indonesia."Selalu ada gugatan berulang dengan materi lama. Mereka tidak senang jika ada kerjasama militer Indonesia dan AS," ujarnya kesal.Juwono kepada mereka akan menjelaskan reformasi TNI sejak 1998, reposisi TNI serta dukungan militer terhadap otoritas sipil. Pertemuan ini akan berlangsung pada 16-17 April 2007 di Washington, AS."Saya juga berencana bertemu sejumlah senator yang selama ini kurang informasi tentang Indonesia seperti Patrick Leahy," pungkasnya.Leahy adalah perancang sanksi yang membuat AS melarang bantuan militer, baik berupa penjualan perlengkapan tempur maupun pemberian latihan militer kepada Indonesia. Dialah orang yang mensponsori diajukannya sanksi yang kemudian dikenal sebagai "Leahy Amendment 1999". (fay/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads