Mercy Maut Buatan 1989, Berangkat dari Bekasi

Mercy Maut Buatan 1989, Berangkat dari Bekasi

- detikNews
Rabu, 11 Apr 2007 16:50 WIB
Kuningan - Mobil Mercedes Benz maut itu terhenti di pinggir jalan raya Cirebon-Kuningan, Desa Ciharendang, Kabupaten Kuningan, Selasa (10/4/2007) kemarin. Mobil buatan tahun 1989 itu sebelumnya mulai bergerak dari Bekasi. Pergantian sopir sempat dilakukan di Cirebon. Informasi dari salah seorang polisi di Polres Kuningan, Rabu (11/4/2007), saat berangkat dari Bekasi, mobil Mercedes E-230 warna silver itu hanya ditumpangi 3 orang. Yaitu, H Imam Ali, H Salman, dan Ustad Wahab. Ustad Wahab yang memegang kemudi dari Bekasi hingga Cirebon. Sesampai di Cirebon, rombongan ustad itu berhenti sejenak, menjemput Udin, yang diketahui sebagai sopir mobil mayat sebuah RS. Lantas, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kuningan. Mobil dikendarai oleh Udin. Belum diketahui secara pasti dalam rangka apa rombongan para kiai itu menuju Kuningan. Namun, tiba-tiba di Jl. Cirebon-Kuningan di desa Ciharendang, sekitar pukul 13.00 WIB, sopir berhenti di pinggir jalan. Udin dan para penumpang mobil Mercy ini tidak turun dari mobil. Mereka sepertinya istirahat di dalam mobil. Kasim, seorang penjual batu nisan, melihat rombongan ustad ini. Kasim tidak menaruh curiga sedikit pun terhadap mereka. Namun, Rabu (11/4/2007) pagi, Kasim baru curiga terhadap keberadaan rombongan ini. Apalagi, mesin mobil Mercy yang mereka tumpangi dalam keadaan mati, sementara ustad dan sopir masih tampak tertidur. Kasim pun melaporkan ke polisi. Oleh polisi, kaca mobil bagian belakang didobrak. Para penumpang mobil diperiksa, dan ternyata mereka sudah tewas. Data dari Polda Metro Jaya, mobil berplat B 678 MW ini merupakan mobil Mercedes Benz jenis E-230 buatan 1989. Namun, tidak diketahui siapa pemilik mobil tersebut. (asy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads