Laporan dari Den Haag
Tuhan Memilah Keluarga Kerajaan Belanda
Rabu, 11 Apr 2007 16:15 WIB
Den Haag - Secara genetika keluarga kerajaan Belanda ini unik, sebab sejak Raja Willem III (1792-1849) keturunan yang dilahirkan dari penerus tahta selalu sejenis, perempuan semua atau laki-laki semua. Sepanjang lima generasi tersebut belum pernah terjadi keturunan kombinasi laki-laki dan perempuan dalam trah Oranje ini. Itu bisa dilihat dari data Koninklijkhuis (Keluarga Kerajaan).Dari perkawinannya dengan Puteri Sophie van Wurtemberg (1818-1877), Raja Willem III dikaruniai 3 keturunan yang semuanya laki-laki: Pangeran Willem (1840-1879), Pangeran Maurits (1843-1850) dan Pangeran Alexander (1851-1884). Ketiganya meninggal di usia muda.Raja Willem III lalu menikah lagi dengan Puteri Emma van Waldeck-Pyrmont (1858-1934). Kelak setelah Willem III mangkat, Emma naik menjadi ratu, populer dengan sebutan singkat: Ratu Emma. Perkawinan mereka membuahkan satu-satunya keturunan perempuan: Puteri Wilhelmina.Dari perkawinannya dengan Pangeran Hendrik, Ratu Wilhelmina melahirkan Puteri Juliana, satu-satunya yang selamat (sebelumnya selalu keguguran). Ratu Juliana yang menikah dengan Pangeran Bernhard juga dikaruniai keturunan yang semuanya perempuan: Puteri Mahkota Beatrix Wilhelmina Armgard, Puteri Irene Emma Elisabeth, Puteri Margriet Francisca dan Puteri Maria Christina. Sebaliknya Ratu Beatrix malah dikarunia keturunan laki-laki semua: Pangeran Mahkota Willem Alexander, Pangeran Johan Friso dan Pangeran Constantijn. Dan Willem Alexander, sang pewaris langsung tahta kerajaan, kini dikaruniai 3 keturunan yang semuanya perempuan, hasil perkawinannya dengan si jelita dari Argentina, Maxima Zorreguieta.Mereka adalah Puteri Catharina-Amalia Beatrix Carmen Victoria (7/12/2003), pewaris tahta kedua setelah sang ayah. Disusul Puteri Alexia Juliana Marcela Laurentien (26/6/2005) pewaris tahta ketiga dan yang baru dilahirkan tadi malam, tapi namanya belum diumumkan.
(es/es)











































