RI Peringatkan Malaysia Soal Penyelundupan Kayu

RI Peringatkan Malaysia Soal Penyelundupan Kayu

- detikNews
Rabu, 11 Apr 2007 13:13 WIB
Surabaya - Menteri Kehutanan MS Kaban merasa gerah terhadap maraknya penyelundupan kayu. Ia mengaku telah melayangkan surat somasi ke Malaysia untuk ikut menindak pengusaha setempat yang terbukti membeli kayu ilegal dari Indonesia. "Malaysia memang saat ini diduga sengaja melindungi pengusaha yang memasukkan kayu ilegal ke negaranya. Somasi yang kita kirim hingga saat tidak pernah digubris," kata MS Kaban saat meninjau barang bukti kayu ilegal di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (11/4/2007). Menurut Kaban, saat ini usaha atau bisnis meubel di Malaysia mengalami kemajuan yang cukup pesat. Bahkan melebihi Indonesia yang memiliki bahan baku besar. Untuk menangkal meluasnya penyelundupan, Kaban meminta kepada jajaran Bea Cukai, Kepolisian, dan Kehutanan untuk merapatkan barisan. "Sekarang kita kuatkan dari bawah dahulu dengan saling bahu membahu antara pihak kepolisian, kehutanan dan pihak yang terkait," pintanya. Kaban mensinyalir kayu-kayu selundupan yang banyak ditemukan, sebagian besar diekspor ke Cina, Malaysia, Vietnam dan negara-negara Asia lainnya. "Dan pintu utamanya melalui Malaysia," katanya.Di Terminal Peti Kemas, Kaban menyaksikan barang bukti kayu ilegal berupa rotan 16 kontainer dari Kalimantan, kayu ulin 14 kontainer dari Sumatera, Kayu Merbau 10 kontainer dari Irian. "Barang bukti jangan terlalu cepat dilelang sebelum pelakunya ditangkap. Dan jangan melulu aparat kita yang terus dikejar. Tapi cukongnya-lah yang harus dikejar. Kalau cepat dilelang, nanti pelakunya ketangkap kita tidak ada barang bukti untuk menjeratnya," ujar dia. (gik/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads