Tak Ada Penangkapan Indra Setiawan, Wartawan Gigit Jari
Rabu, 11 Apr 2007 04:32 WIB
Jakarta - Belasan wartawan cetak dan elektronik yang menunggui rumah mantan Direktur Utama Garuda Indra Setiawan sejak Selasa (10/4/2007) sore harus gigit jari.Hingga Rabu (11/4/2007) pukul 04.00 WIB dinihari tidak ada tanda-tanda petugas kepolisian datang menjemput Indra. Belasan wartawan itu pun terpaksa pulang setelah memastikan tidak ada penangkapan sebagai isu santer yang berkembang.Pantauan detikcom, rumah yang berlokasi di Jalan Taman Meruya Ilir H-7/14 Meruya, Kedoya, Jakarta Barat tersebut terlihat sepi. Hanya tampak sebuah mobil Toyota Avanza berwarna merah terparkir di halaman garasi rumah berlantai dua tersebut.Salah seorang petugas keamanan RW yang biasa berkeliling di kompleks perumahan tersebut mengatakan, pemilik rumah biasa pulang antara pukul 01.00 WIB hingga 03.00 WIB dini hari setiap harinya."Biasanya bapak itu kalau pulang nggak tentu. Bisa malam banget Mas, sekitar pukul 01.00 atau pukul 03.00," ujar petugas yang tidak mau disebutkan namanya saat melintas dengan sepedanya depan rumah Indra. Suasana rumah bercat kuning gading itu juga tampak sunyi. Halaman depan rumah berdiri tegak dua pohon Palem dan susunan pot tanaman yang tersusun rapih. Sebelumnya beredar isu mantan orang nomor satu di Garuda Indonesia itu akan ditangkap aparat Mabes Polri Selasa (10/4/2007). Ini setelah Kapolri membeberkan inisial tersangka baru pembunuhan aktivis HAM Munir, IS dan R. Keduanya menjadi tersangka terkait dengan pembuatan surat tugas palsu.Jika merujuk ke dokumentasi, inisial IS adalah Indra Setiawan. Sedangkan tersangka lain dengan inisial R adalah Ramelgia Anwar, Vice President Corporate Security Garuda.
(rmd/bal)











































