Janji Kue Ultah dan Liburan ke Cipanas untuk Andrew

Janji Kue Ultah dan Liburan ke Cipanas untuk Andrew

- detikNews
Selasa, 10 Apr 2007 17:33 WIB
Bogor - Kepergian Andrew Given Suoth (3) menyisakan kenangan bagi Deddy Aldrin Suoth (38) dan Ria Martini Selli (40). Sejumlah janji untuk buah hati tercinta itu masih banyak yang belum terpenuhi.Andrew telah meninggalkan mereka akibat tertimpa rak di pusat perbelanjaan Carrefour Mangga Dua. Kini yang tertinggal hanyalah janji-janji mereka pada Andrew semasa hidupnya.Kepada detikcom, Ria berkisah, sehari sebelum tragedi maut itu, ia dan Andrew pergi ke pusat perbelanjaan Giant Botani Square usai mengantar kakaknya pergi les. Di sana, Andrew meminta Ria membelikan kue coklat yang dipajang untuk kue ulang tahunnya."Mama itu nanti ulang tahun adik beli coklat itu," rengek Andrew seperti yang ditirukan Ria di kediamannya, Perumahan Griya Talang Sari No 40, Pasir Laja, Bogor, Selasa (10/4/2007).Ria pun mengiyakan permintaan bocah menggemaskan itu. "Iya, saya bilang," kenang Ria sambil mengusap lelehan air mata di pipinya.Andrew memang suka kue ultah. "Pokoknya segala sesuatu yang berbentuk ada badutnya atau coklatnya dia bilang kue ultah," kata Ria.Utang janji pada Andrew juga dirasakan sang ayah, Deddy Aldrin Suoth. Pria yang berprofesi sebagai pelaut ini berencana mengajak Andrew dan keluarganya untuk liburan ke Cipanas."Minggu lalu nggak bisa soalnya kakaknya liburnya tanggung, terus juga ada Paskah. Rencananya minggu ini, dua hari cukuplah," cerita Deddy yang tampak masih sedih dan syok itu.Di mata orangtuanya, Andrew dikenal sebagai bocah yang ramah dan supel. "Semua orang ditegur, bahkan yang nggak kenal juga ditegur. Semua suka sama dia. Kemarin temen-temen kakaknya datang ke sini pada nangis," ujar Deddy.Kini yang tinggal hanyalah kenangan. Tawa, canda, dan senyuman Andrew telah lenyap. Deddy berharap kejadian serupa tidak menimpa anak-anak yang lain. Secara khusus ia meminta pengelola pusat perbelanjaan Carrefour menambah petugas untuk mengawasi tempat-tempat yang berbahaya untuk anak-anak. (gah/nrl)



Berita Terkait