Walikota Pasuruan Memuji Lulusan IPDN
Selasa, 10 Apr 2007 17:19 WIB
Surabaya - Pemerintah Kota Pasuruan berani tampil beda menyikapi kekerasan yang terjadi di Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN). Meski praktek kekerasan kerap terjadi di kampus itu, tetapi Walikota Pasuruan Aminnurrokhman tetap memuji kehandalan lulusan IPDN. "Tidak semua begitu. Ini terbukti pegawai saya alumni IPDN bisa bekerja dalam semua bidang, karena mereka sudah dibekali disiplin dan mental yang cukup," tegas Aminnurrokhman kepada detikcom, disela Pencanangan Tahun Penerapan Standar Pelayanan Publik dan Aksi Gelar Pelayanan Publik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (10/4/2007).Alasannya, IPDN masih diperlukan untuk pembentukan SDM ke depan. "Jadi kalau sampai dibekukan hanya karena ada kekurangan, sepatutnya tidak dilakukan," pintanya. Amin menilai jika masih ada kekurangan di tubuh IPDN, mestinya kelemahan itu diperbaiki. "Kekurangan yang ada harus kita identifikasi dulu. Baru kita bisa lakukan langkah-langkah konkretnya," ujar Amin saat meninjau Stand Pameran Pemkot Pasuruan. Pemerintah kota Pasuruan, kata Amin, dengan tangan terbuka menerima PNS lulusan IPDN. Karena menurut dia, lulusan IPDN didaerah siap pakai. "Kita siap menerima," tandasnya.Ketika disinggung budaya kekerasan di tubuh IPDN akan berpengaruh terhadap kinerja PNS lulusan IPDN, ia menampiknya. Dia tidak mempermasalahkan langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk menunda penerimaan mahasiswa IPDN yang baru. "Kita tinggal melihat enam langkah yang dilakukan ini efektif atau tidak," jelas dia.
(gik/asy)











































