MenPAN Taufik Effendi Tolak Pidato Buatan Anak Buah
Selasa, 10 Apr 2007 12:50 WIB
Jakarta - Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (Menneg PAN) Taufik Effendi menolak membaca naskah pidato yang disodorkan anak buahnya."Saya lebih baik bicara apa adanya, karena pada saat saya meminta deputi membuat pidato, saya yakin deputi meminta anak buahnya membuat pidato ini. Dari eselon II turun ke eselon III, pasti ini buatan eselon III," kata MenPAN sambil melirik ajudannya.Pengakuan jujur Taufik ini muncul di kegiatan Pencanangan Tahun Penerapan Standar Pelayanan Publik dan Aksi Gelar Pelayanan Publik di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (10/4/2007). Acara ini juga diisi session teleconference antara dirinya dengan RSU Soedono Madiun. Lima menit sebelum teleconference dimulai suasana terlihat tegang. Apalagi koneksi teleconference sempat gagal dua kali. Kontan acara yang dihadiri oleh seluruh bupati dan walikota se-Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya beserta jajaran Muspida dan beberapa Direktur Rumah Sakit Pemerintah menjadi riuh, apalagi wartawan berteriak huuuuuuu...Teleconference antara Grahadi dengan RSU Soedono gagal tersambung. Sekitar 2 menit sambungan dari RS Madiun hilang, yang terlihat hanya gambar Gubernur Jatim Imam Utomo dan wajah sang menteri. Taufik hanya bisa menggelengkan kepala pada saat teleconference gagal dilakukan.MC dua kali memohon maaf terhadap gubernur dan menteri. "Bapak Gubernur dan Bapak Menteri, kami mohon maaf karena teleconferece terganggu karena ada kesalahan teknis," kata sang MC tersebut.Wajah Taufik yang pensiunan jenderal Polri ini semakin tegang karena beberapa orang yang bersorak huuuuuuuuu...terutama para wartawan yang berdiri di belakang.Namun ketegangan MenPAN dan Gubernur pun sirna seketika ketika koneksi teleconference tersambung. MenPAN lantas berdialog jarak jauh dengan seorang pasien bernama Suprapti yang dirawat di ruang Wijaya kelas III, karena menderita kencing batu.MenPAN ngobrol dengan bahasa Jawa halus. "Gerah menapo, Bu? (Sakit apa, Bu?)," tanya Menpan dan langsung dijawab malu-malu oleh Suprapti. "Saya sakit kencing batu."
(gik/nrl)











































