Organisasi Mahasiswa Dukung Demiliterisasi IPDN

Organisasi Mahasiswa Dukung Demiliterisasi IPDN

- detikNews
Selasa, 10 Apr 2007 12:46 WIB
Jakarta - Sejumlah organisasi mahasiswa nasional mendukung langkah pemerintah menghapus praktik-praktik militer (demiliterisasi) di IPDN. Praktik itu telah beberapa kali menelan korban jiwa."Kami sepakat kekerasan dalam dunia pendidikan harus dihapuskan," tegas Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fadil usai bertemu Presiden SBY di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (10/4/2007).Sebagai lembaga yang bertujuan mempersiapkan calon-calon birokrat, sejak awal harusnya pengelola IPDN memastikan tidak ada kekerasan lagi di kampus itu.Sejak terungkapnya kasus penganiayaan yang menewaskan praja Wahyu Hidayat, semua pihak berharap tidak ada lagi aksi penganiayaan senior terhadap junior di IPDN. Namun, ternyata terjadi lagi penganiayaan yang menewaskan Cliff Muntu.Karenanya, kata Fadil, perlu ada koreksi total terhadap IPDN, mulai dari organisasi, kurikulum, proses belajar mengajar dan kegiatan kemahasiswaan seperti ekstra kurikuler maupun intra kurikuler.Kalau sudah tidak bisa dikoreksi lagi, sambung Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fajar, sebaiknya IPDN dibubarkan saja.Sebelumnya pengurus PMII, HMI, GMNI, GMKI dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah bertemu Presiden untuk meminta kesediaan Presiden SBY membuka simposium pendidikan nasional. Simposium bertajuk Pendidikan dan Ketenagakerjaan itu akan dibuka di Istana Negara pada 18 April. (umi/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads