Pemprov Sumbar Dukung Kebijakan SBY Benahi IPDN
Selasa, 10 Apr 2007 12:28 WIB
Padang - Pemprovinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendukung kebijakan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) memotong satu generasi Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kebijakan tersebut tepat untuk menata ulang dan menghapus kekerasan di IPDN.Demikian disampaikan Sekdaprov Sumbar, Yohanes Dahlan, kepada detikcom melalui telepon, Selasa (10/4/2007). Menurutnya, belajar dari banyak kejadian buruk di IPDN, pembenahan dan perubahan pola-pola lama di kampus tersebut menjadi hal mendesak yang harus dilakukan."Kita sepakat dan mendukung langkah presiden memotong satu generasi di IPDN. Langkah itu diharapkan dapat menghapus pola-pola kekerasan yang sebelumnya kerap terjadi di kampus itu. Kalau kemudian langkah tersebutternyata tidak berhasil, kita akan usul kampus IPDN ditempatkan per wilayah saja," ujarnya.Dikatakan Yohanes, selama ini Sumbar mendapat jatah 42 praja per tahun untuk dididik di IPDN. Namun, tidak setiap tahun jatah tersebut terpenuhi.Ditanya soal praja asal Sumbar yang mendapat masalah di IPDN, Yohanes mengatakan sejauh ini belum ada praja asal Sumbar yang meninggal dunia selama menjalani pendidikan di Jatinangor."Kemarin kepala Badan Kepegawaian Daerah sudah berangkat ke Jatinangor untuk meninjau kondisi praja asal Sumbar di sana. Laporan sementara, kondisi mereka di sana saat ini aman-aman saja," tukasnya.
(yon/djo)










































