Praja IPDN Beda Pendapat Soal Potong Satu Generasi

Praja IPDN Beda Pendapat Soal Potong Satu Generasi

- detikNews
Selasa, 10 Apr 2007 11:46 WIB
Bandung - Pro dan kontra terjadi di kalangan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) soal langkah pemotongan satu generasi yang diambil Presiden SBY. Ada yang setuju ada yang menentang.Hal tersebut diungkapkan Gubernur Praja (setingkat Ketua Senat) IPDN, Dino Aries Fahrizal, di kampusnya, Jl Raya Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (10/4/2007).Menurut praja asal Kalimantan Tengah ini, sebagian praja menyayangkan kebijakan tersebut. Mereka menilai kebijaksanaan Presiden SBY itu bisa menghambat regenerasi di IPDN."Kenapa sih harus melakukan pemotongan satu generasi. Kenapa tidak melakukan pembenahan yang mendalam saja yakni memutus mata rantai kekerasan yang ada," kata Dino.Namun diakuinya, tidak semua praja alergi dengan kebijakan tersebut. Sebagian praja mengaku bisa memahami pemotongan satu generasi sebagai hal yang positif untuk menghilangkan kekerasan di IPDN.Sebenarnya, sambung Dino, setelah kematian praja Wahyu Hidayat pada 2003 lalu, konsep pengkaderan IPDN sudah jauh berubah. Konsep pengkaderan tidak boleh lagi dilakukan secara tertutup."Praja senior tidak boleh lagi mendatangi praja junior untuk melakukan pembinaan," kata Dino. Kenyataannya? (djo/nrl)


Berita Terkait