Istana Tunda Pelantikan Wantimpres
Selasa, 10 Apr 2007 07:21 WIB
Jakarta - Rencana pelantikan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ditunda. Seharusnya sesuai jadwal Watimpres dilantik oleh Presiden SBY di Istana Negara, Selasa (10/4/2007). "Tidak jadi hari ini, beberapa hari lalu kami mendapat kabar penundaan. Tidak ada alasan kenapa ditunda. Mungkin Presiden sibuk," kata salah seorang anggota Wantimpres, Ma'ruf Amin, saat dihubungi detikcom, pukul 07.00 WIB.Ma'ruf menambahkan, dirinya belum mendapat kepastian kapan pelantikan itu akan dilakukan. "Mungkin besok, mungkin juga lusa," imbuh Ma'ruf.Ketika ditanya bagaimana kerja tim ini serta strukturnya, Ma'ruf menjelaskan, tim ini nantinya akan dipimpin oleh seorang koordinator. "Koordinator dipilih secara bergilir dalam jangka waktu tertentu," jelas Ma'ruf.Terkait dengan rangkap jabatannya sebagai Ketua MUI, Ma'ruf menegaskan dirinya belum memutuskan untuk mengundurkan diri dari organisasi para ulama itu. "Kita minta klarifikasi dulu, sampai ada kejelasan," ujarnya.Ma'ruf menuturkan, tugasnya nanti di Wantimpres adalah sebagai penasihat presiden yang memberikan masukan dalam bidang keagamaan. "Tentunya semua didiskusikan. Hingga kini kami belum menyampaikan saran apapun. Kan belum dilantik," tandas Ma'ruf.Wantimpres berisi 9 orang dan bertugas memberi masukan kepada presiden sesuai bidangnya masing-masing. Mereka adalah Ali Alatas untuk hubungan internasional, Adnan Buyung Nasution untuk masalah hukum, Dr Sjahrir untuk masalah ekonomi, Radi Abdul Gani untuk masalah pertanian, Rachmawati Soekarnoputri untuk bidang politik, TB Silalahi untuk masalah pertahanan dan keamanan, Emil Salim untuk masalah lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan, Ma'ruf Amin untuk kehidupan beragama, dan Subur Budhisantoso untuk sosial budaya.
(ndr/nrl)











































