Pemerintah Diminta Konsisten Soal Kebijakan Terhadap IPDN
Selasa, 10 Apr 2007 05:19 WIB
Jakarta - Pemotongan satu generasi akan dilakukan Pemerintah untuk menyelesaikan persoalan di IPDN. Namun pemerintah diwanti-wanti untuk konsisten dengan kebijakan itu."Sebetulnya kita sudah terlalu banyak diberi janji. Namun, kita bisa lihat sampai sekarang tidak ada satu pun langkah kongkret perbaikan di IPDN," kata pengamat politik Eep Syaifullah Fatah.Pernyataan Eep itu disampaikannya usai acara launching buku "Demokrasi Tanpa Kaum Demokrat" karya M. Fadjroel Rachman di Universitas Paramadina, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (9/4/2007).Eep menambahkan, persoalan IPDN sebenarnya tergolong kecil. Tinggal kemauan pemerintah saja untuk memberikan tindakan terhadap lembaga pendidikan itu Usulan dari berbagai masyarakat yang meminta agar IPDN ditutup, lanjut Eep, juga usulan yang rasional, bukan emosional. "Usulan likuidasi cukup rasional, karena sampai sekarang juga tidak ada penjelasan memadai apakah lembaga itu memang dibutuhkan," imbuh Eep.Sementara terkait kebijakan demiliterisasi di kampus IPDN, Eep menyayangkan langkah ini justru terlambat diambil. "Harusnya sudah dilakukan 9 tahun yang lalu," tandasnya.
(irw/ndr)











































