Calon Direksi Baru PT KA Masih Orang Dalam

Calon Direksi Baru PT KA Masih Orang Dalam

- detikNews
Selasa, 10 Apr 2007 01:09 WIB
Medan - Proses pergantian dua petinggi PT Kereta Api, yakni Komisaris Utama dan Direktur Teknik yang kini dijabat Soemino dan Makbul Sujudi Padmadilaga, diperkirakan tidak akan lama lagi. Meski Menneg BUMN Sugiharto tidak bersedia menyebutkan nama, tetapi dia memastikan calon penggantinya masih orang dalam. "Insya Allah pengganti masih orang dalam. Belum ditentukan siapa, karena tim penilai akhir akan bekerja. Yang penting kita berhentikan dulu," kata Menteri Sugiharto kepada wartawan di Hotel Grand Angkasa, Jl Perintis Kemerdekaan, Medan, Sumatera Utara, Senin (9/4/2007). Sugiharto menjelaskan, penggantian dilakukan setelah melewati pendalaman dan evaluasi yang ketat. Dan telah dilakukan sejak akhir tahun lalu, terutama di tiga bulan terakhir, menyusul banyaknya kecelakaan kereta api di sejumlah wilayah.Seperti diberitakan, penggantian Soemino dari posisinya sebagai Komisaris Utama sekaligus Ketua Dewan Pengawas, karena benturan kepentingan, mengingat posisinya juga sebagai Direktur Jenderal Kereta Api pada Departemen Perhubungan. Dengan kata lain, Soemino menjabat dua posisi, sebagai regulator dan sekaligus pelaku usaha. Sementara pencopotan Makbul Sujudi Padmadilaga selaku Direktur Teknik, terkait penilaian kinerjanya yang tidak optimal. "Kita melihat ada kinerja direksi yang tidak optimal. Terutama dalam pemeliharaan alat. Sebenarnya, jika dilakukan dengan baik, pemeliharaan itu dapat mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan. Hasil evaluasi menunjukkan kinerja Direktur Teknik tidak optimal, maka akan dilakukan penggantian," imbuh Sugiharto. Kendati penggantian baru dilakukan pada posisi Komisaris Utama dan Direktur Teknik, jajaran direksi yang lain juga belum tentu selamat dari zona pencopotan. Sebab kata Sugiharto, pengkajian secara mendalam juga sedang dilakukan terhadap posisi direksi yang lainnya. "Penggantian ini hendaknya dapat memberikan efek jera. Agar direksi yang lain bekerja dengan lebih baik. Penggantian ini hendaknya juga memberikan efek baik. Agar PT Kereta Api bisa sesuai dengan tuntutan publik. Kereta api yang lebih aman, dan nyaman bagi para pengguna," tegas Menneg BUMN Sugiharto. (rul/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads