Pemotongan Satu Generasi di IPDN Langkah Tepat
Senin, 09 Apr 2007 18:22 WIB
Jakarta - Keputusan pemerintah untuk memotong satu generasi penerimaan mahasiswa baru IPDN dinilai sangat tepat. Langkah serius harus dilakukan untuk mengubah sistem pendidikan IPDN secara fundamental."Keputusan pemerintah ini sejalan dengan mayoritas pemikiran teman-teman Komisi II. Tapi jangan hanya berhenti di wacana. Harus dibuktikan," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Ida Fauziah kepada detikcom, Senin (9/2/2007).Menurut politisi PKB ini, keseriusan tersebut nantinya diharapkan berdampak pada tidak terjadinya lagi penyelewengan dalam pendidikan untuk mencetak para calon pelayan masyarakat ini."Dan seruan presiden untuk menghilangkan militerisme di IPDN merupakan keharusan karena untuk mencetak praja yang disiplin tidak harus seperti itu," tambah Ida.Terkait dengan pembentukan tim investigasi, menurut Ida, sangat tepat untuk mengurai inti persoalan dalam pendidikan di IPDN. Namun investigasi harus dilakukan secara terbuka agar masyarakat dapat mengetahui. "Agar masyarakat mengetahui hasilnya," tegas Ida.Tentang nasib IPDN setelah tidak menerima mahasiswa baru selama 1 periode, Ida menyatakan perlunya segera dilakukan pertemuan antara Komisi II, Komisi X, Depdagri, dan Depdiknas untuk merumuskan IPDN."Saya kira komisi II dan Komisi X perlu segera menyikapi dengan menggelar rapat," tandas Ida.
(ndr/mar)











































