Timbunan Lemak Sumbat Saluran Kantor Presiden

Timbunan Lemak Sumbat Saluran Kantor Presiden

- detikNews
Senin, 09 Apr 2007 17:39 WIB
Jakarta - Timbunan lemak bukan hanya jadi masalah bagi Anda yang kelebihan berat badan. Tapi juga pipa saluran pembuangan air cucian piring di Kantor Presiden. Gumpalan-gumpalan lemak yang berasal dari timbunan buangan sisa makanan menyumbat pipa saluran air. Air bekas cucian piring pun tidak dapat mengalir lancar. "Ini mulai tidak lancar. Kita mau bikin agar lebih lancar," kata kontraktor yang ditunjuk menangani masalah tersebut.Saat ditemui Senin (9/4/2007) sore, ia sedang memeriksa salah satu bak kontrol pipa saluran air pembuangan di belakang di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta.Ketika tutupnya dibuka, terlihat lembaran gumpalan lemak warna putih kekuningan yang wujudnya menyerupai alas kaki, mengapung menyumbat mulut pipa.Seorang staf bagian Rumah Tangga Istana Kepresidenan bergegas mengungkit jeruji besi yang menjadi saringan pipa air. Seketika air sempat tergenang, kembali mengalir lancar.Lembaran lemak itu sendiri dihasilkan dari sisa makanan yang seharusnya terbuang bersama air cucian piring. Tapi suhu air cucian yang dingin, menjadikan lemak bekas makanan di dalam pipa yang berkelok-kelok itu lambat laun tertimbun dan menjadi gumpalan. Makin lama, timbunan lemak terus bertambah dan mengeras. Bila tidak menyumbat, minimal diameter pipa buangan menyempit dan air tidak bisa mengalir lancar.Untuk memperlancar saluran air buangan, pihak kontraktor berencana membuat alur pipa baru pantry Kantor Presiden lantai dua yang lebih pendek. Pipa itu akan dipasang dalam posisi landai agar air buangan mengalir lancar."Jadi airnya nggak lagi menggenang, dan lemak nggak sempat menggumpal," jelasnya. Sebenarnya untuk mencegah masalah pipa tersumbat akibat gumpalan lemak cukup sederhana. Tapi agak repot dan harus dilakukan secara rutin. "Pipa digelontor pakai air panas, lalu mampetkan sebentar. Lalu siram lagi dengan air panas. Terakhir pakai soda api," papar seorang staf kebersihan Rumah Tangga Istana Kepresidenan.Ingin menerapkannya untuk saluran pembuangan air rumah Anda? Boleh-boleh saja. Yang penting, bye-bye lemaakkk... (lh/sss)


Berita Terkait