Ditanya Siap Dipecat, Rektor IPDN Hanya Nyengir
Senin, 09 Apr 2007 13:15 WIB
Jakarta - Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi mengaku siap mempertanggungjawabkan kasus tewasnya praja Cliff Muntu. Namun apakah dia siap dipecat? Sumaryadi hanya nyengir.Sumaryadi tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan sebelum dia mengikuti pertemuan dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (9/4/2007).Tapi siap mundur? "Itu kan kamu yang ngomong. Kalau PNS tidak ada format mundur. Rumusnya ditugaskan atau dipecat," tegas dia.Ditanya mengenai sanksi tidak boleh mengajar untuk dosen IPDN, Inu Kencana Syafei, Sumaryadi menolak menjawab. "Itu urusan Departemen (Depdagri)," cetusnya.Yang pasti, imbuh dia, kedatangannya ke Kantor Presiden, pertama, untuk mempertanggungjawabkan keadaan yang terjadi di IPDN.Kedua, akan melaporkan pelaksanaan tugas-tugas yang diarahkan Presiden. "Ketiga, saya akan mempertanggungjawabkan kejadian meninggalnya Cliff," tegas dia.Dan keempat, dia akan menyampaikan bagaimana program-program IPDN ke depan.Pertemuan diikuti Pembantu Rektor III IPDN Indrarto, Kapolri Jenderal Pol Sutanto, Mendagri Ad Interim Widodo AS, dan Seskab Sudi Silalahi.
(umi/sss)











































