Unggas di Desa Korban Positif Flu Burung Dimusnahkan

Unggas di Desa Korban Positif Flu Burung Dimusnahkan

- detikNews
Senin, 09 Apr 2007 12:32 WIB
Solo - Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo melakukan pemusnahan unggas di Dusun Dongeng, Desa Sapen, Mojolaban, Sukoharjo. Pemusnahan dilakukan terhadap unggas yang dipelihara warga dalam radius 1 kilometer dari rumah Suramto, korban meninggal yang dinyatakan positif terjangkit virus flu burung. Kepala Dinas Pertanian Sukoharjo, Sri Sutarni, menegaskan bahwa pihaknya tidak mau ambil risiko. Sebab di desa tersebut sudah ada korban meninggal akibat terjangkit virus flu burung. Korban yang telah terenggut nyawanya adalah Suramto. Dia meninggal di RS DR Moewardi Kamis (5/3) lalu sebagai pasien suspcet flu burung. Namun hasil tes sampel yang dilakukan Litbang Depkes Pusat menyimpulkan Suramto positif terjangkit virus H5N1 atau virus flu burung. "Kami tidak mau mengambil resiko lebih buruk. Semua unggas yang berada dalam radius satu kilometer dari rumah korban harus dimusnahkan. Pemkab akan diberikan kompensasi Rp 10 ribu per ekor unggas yang dimusnahkan," ujar Sri Sutarni di lokasi pemnusnahaan, Senin (9/4/2007). Pada kesempatan itu, terdapat 370 ekor unggas yang dimusnahkan yaitu 349 ekor ayam kampung, 5 ekor bebek, dan 16 burung. Selain itu terdapat juga ratusan butir telor unggas yang ikut dimusnahkan.Ada unggas yang dengan sukarela diserahkan oleh pemiliknya, namun ada pula yang terpaksa diburu dan ditembak menggunakan senapan angin oleh petugas. Sedangkan secara umum pemusnahan dilakukan dengan disembelih dan selanjutnya dibakar di lubang yang telah disiapkan.Tindakan yang dilakukan Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo tersebut mendapat sambutan Pemerintah Desa Sapen. Pemdes Sapen juga melarang warganya memelihara semua jenis unggas selama tiga bulan ke depan. (mbr/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait