SBY Tak Beri Toleransi Atas Tewasnya Cliff Muntu

SBY Tak Beri Toleransi Atas Tewasnya Cliff Muntu

- detikNews
Minggu, 08 Apr 2007 10:15 WIB
Jakarta - Praktik kekerasan di IPDN kembali merenggut nyawa salah satu praja, Cliff Muntu. Peristiwa ini membuat kesabaran Presiden SBY habis. "Ini tidak bisa diberikan toleransi lagi. Saya memikirkan sebuah tindakan fundamental pada lembaga itu. Insya Allah dilakukan tindakan tepat dalam waktu dekat," kata Presiden SBY usai acara Doa Bersama Bagi Keselamatan Bangsa di Mesjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (8/4/2007).SBY belum bersedia menjelaskan bentuk tindakan fundamental yang akan dilakukan. Menurutnya, apa pun tindakan itu tentunya harus bertujuan agar target IPDN menghasilkan calon pamong praja dan tidak menimbulkan ekses yang negatif.Rencana perubahan fundamental itu akan menunggu hasil investigasi secara lengkap dari tim yang ditunjuk untuk menyelidiki kasus kekerasan di IPDN. Presiden SBY juga akan meminta pertanggungjawaban dari Rektor IPDN, Senin 9 April mendatang."Apakah IPDN perlu dibubarkan? Dalam keadaan seperti ini saya memahami kemarahan rakyat Indonesia, " ujarnya.Presiden SBY menambahkan, walau marah, kita harus memikirkan secara jernih bagaimana kehidupan IPDN di masa mendatang dengan melakukan perubahan. "Budaya kekerasan tidak pantas dilakukan dalam sebuah lembaga pendidikan," pungkasnya. (mly/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads