Masih Syok, Bambang Tetap Mengaku Sebagai Pilot
Sabtu, 07 Apr 2007 19:29 WIB
Jakarta - Sekitar 1,5 jam, salah satu awak pesawat Cessna yang jatuh dan terguling di Perumahan Nirwana Ciputat Indah, Pamulang Tangerang, Bambang Hasili diperiksa Polsek Pamulang. Saat pemeriksaan, pria itu tampak masih syok."Saat ditanya, dia mengatakan kalau dia itu profesinya pilot. Namun, di pesawat Cessna yang jatuh itu, dia bilang hanya sebagai penumpang," ujar petugas Polsek Pamulang yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom.Hal itu disampaikan dia di Polsek Pamulang, Jl Raya Siliwangi No 1, Pamulang Barat, Sabtu (7/4/2007). "Dia ngomongnya enggak jelas. Ya mungkin karena masih trauma, masih syok," imbuh petugas tersebut.Saat diperiksa polisi sejak pukul 16.00 WIB hingga 17.30 WIB, Bambang menjelaskan pesawat Cessna bernomor seri PK SDP itu dalam kondisi laik terbang. Karena itu, Bambang heran mengapa mesin tiba-tiba mati."Dia bilang kurang lebih di ketinggian 800 feet, pesawat sudah tidak ada tenaga. Lalu di 100 kaki, pesawat oleng. Pesawat itu berputar dari Halim Perdanakusuma pukul 12.30 WIB," tutur polisi yang menyaksikan pemeriksaan Bambang itu.Sebelumnya, Bambang mengaku sebagai pilot pesawat naas itu. Namun, pengakuan Bambang diragukan, karena masih syok. Informasi dari Alfa Flying School, yang mengemudikan pesawat adalah Tokusho Sadal. Namun, menjelang jatuh, pesawat diambil alih Kapten Bangkit Santoso yang menjadi instruktur.
(nvt/asy)











































