Polisi Bubarkan Aksi Massa Falun Gong di Semarang

Polisi Bubarkan Aksi Massa Falun Gong di Semarang

- detikNews
Sabtu, 07 Apr 2007 15:10 WIB
Semarang - Rencana ratusan anggota Falun Gong 'berkampanye' di Semarang kandas. Aksi simpatik mereka dibubarkan aparat kepolisian, karena dinilai tak dilengkapi izin.Anggota Falun Gong yang datang dari Jakarta, Surabaya, Bali, Malang, dan beberapa kota besar lainnya memulai aksinya pukul 13.45 WIB di Lapangan Pancasila, Kawasan Simpang Lima Semarang, Sabtu (7/4/2007). Mereka mengenakan pakaian kuning dan sebagian kecil lainnya merias diri laiknya penari.Tanda-tanda dibubarkannya aksi tersebut sudah terlihat. Beberapa jam sebelum anggota Falun Gong datang, dua truk kepolisian telah menunggu di lokasi. Ketika para pendemo datang, tiga truk polisi datang lagi.Beberapa menit setelah pendemo turun ke lapangan, sejumlah polisi mendekat untuk bernegosiasi. Polisi meminta mereka menunjukkan surat izin kegiatan, namun anggota Falun Gong malah bingung."Kami sudah memberitahukan kegiatan ini, tapi suratnya memang belum kami bawa. Kalau mau surat izin ya dibikin sekarang saja," kata seorang pendemo.Polisi tak mau tahu. Mereka ngotot aksi Falun Gong harus bubar, karena tak ada izin. Ratusan personel Dalmas Polwiltabes pun bergerak menggiring pendemo ke luar lapangan. Karena ada yang tak mau dibubarkan, terpaksa polisi mengangkat sejumlah anggota Falun Gong."Ini merupakan bentuk intervensi pemerintah RRC (Cina) kepada Indonesia. RRC sengaja menekan Indonesia agar kami tak berkembang di sini. Kami kan dilarang di sana (RRC)," kata anggota Falun Gong asal Surabaya, Andi.Menurut rencana, anggota Falun Gong akan berputar-putar di pusat kota Semarang dan membagi-bagikan selebaran dan VCD yang berisi tentang kampanye anti perdagangan organ manusia. Namun rencana 'kecil' itu pun kandas. (try/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads