Diduga Tewas Diculik, Mayat Balita Diselidiki Polres Sleman

Diduga Tewas Diculik, Mayat Balita Diselidiki Polres Sleman

- detikNews
Sabtu, 07 Apr 2007 14:50 WIB
Yogyakarta - Polres Sleman masih menyelidiki penemuan mayat balita pada Jumat (6/4/2007) pukul 18.00 WIB di Kecamatan Berbah. Diduga mayat yang berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 4 tahun itu merupakan korban pembunuhan.Hal itu diungkapkan Kapolsek Berbah, AKP Sukar kepada detikcom di Mapolsek Berbah di Kalitirto, Yogyakarta Sabtu (7/4/2007)."Sampai saat ini masih penyelidikan. Tim dari Rekrim Polres Sleman juga ikut menangani," katanya.Ia menjelaskan, mayat balita itu ditemukan warga di semak-semak jalan menuju Dusun Watuadek Desa Jogotirto Berbah. Pada awalnya, banyak warga dusun yang melintas mencium bau busuk di sekitar semak-semak. Ketika dicari tepatnya di semak-semak sebelah timur jembatan Gemblung di dekat pohon besar, ternyata ditemukan mayat bocah balita.Saat diperiksa petugas disaksikan warga sekitar, kata Sukar, mayat bocah malang tersebut dalam kondisi yang cukup mengenaskan. Kedua tangannya yang mungil diikat kebelakang dan kakinya dimasukkan dalam karung plastik. "Meski kondisinya mencurigakan, kami belum bisa memastikan apakah itu sebagai korban pembunuhan atau bukan. Tim Reskrim Polres Sleman masih mengumpulkan keterangan," katanya.Menurut dia, kondisi mayat yang sudah mulai rusak dan membusuk itu mengakibatkan petugas kesulitan mengenalinya. Sebagian tubuhnya juga sudah dipenuhi belatung. Dibagian muka juga sudah rusak serta anggota bagian tubuh lainnya. "Diperkirakan sudah meninggal lebih dari 5 hari," katanya.Dia menambahkan, sampai saat ini, pihaknya masih mencari keterangan dari saksi mata penemuan di sekitar TKP. Selain itu juga menghimpun keterangan di wilayah Berbah mengenai adanya kemungkinan salah satu warga atau keluarga yang merasa kehilangan anak balita perempuan. "Kami juga menginformasikan ke wilayah lain seperti di Polsek Prambanan dan Polsek Piyungan yang bertetangga dengan wilayah Berbah," katanya.Sampai saat ini mayat masih dititipkan di ruang Instalasi Forensik RSU Dr Sardjito Yogyakarta. Namun sampai sekarang belum ada keluarga yang melapor kehilangan salah satu anggota keluarganya. (bgs/qom)


Berita Terkait