Malaria Menyerang Seram, 3 Balita Tewas, 10 Orang Koma
Sabtu, 07 Apr 2007 10:35 WIB
Ambon -
Ratusan warga desa Buano Selatan, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, diserang wabah malaria. Tiga balita tewas. Belum ada penanganan dinas kesehatan setempat. Selain tiga balita tewas, 10 warga dalam kondisi koma. Data ini disampaikan Richard Ririhena, seorang praktisi hukum, usai berkunjung dari desa Buano Selatan. "Saya di sana (desa Buano Selatan) tiga hari. Dan warga banyak terserang wabah malaria. Hingga kini sudah tiga anak balita tewas, karena tak ada penanganan," ujar Ririhena, yang ditemui di Ambon, Sabtu, (8/4/2007).Sebelum kembali ke Ambon, warga kata Ririhena, dirinya sangat berharap agar persoalan ini disampaikan ke Pemerintah Daerah Maluku, terutama dinas kesehatan Maluku. "Kami minta tindakan pencegahan dilakukan Pemda Maluku lewat dinas kesehatan. Jangan sampai banyak jiwa yang melayang. Amat prihatin melihat kondisi warga setempat," pinta Ririhena.Kondisi ini juga dibenarkan tokoh pemuda Buano Selatan, Ibrahim Buano. "Memang benar. Dalam sebulanterakhir, wabah malaria terus menggerogoti warga di desa kami," ungkapnya.Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Maluku, dr Rukiah Marasabessy, mengatakan pihaknya baru mengetahui kasus ini. Pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan Seram Bagian Barat (SBB) maupun puskesmas setempat. "Selain bantuan tenaga medis, kami akan segera koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten SBB dan puskesmas setempat," kata Rukiah.
(han/asy)










































