Gus Dur: Ketua MA Koruptor
Jumat, 06 Apr 2007 17:57 WIB
Jakarta - Gus Dur kembali melempar tudingan. Kini giliran Ketua MA Bagir Manan yang dituding mantan Presiden itu sebagai koruptor.Tudingan itu dilontarkan Gus Dur saat memberi sambutan di acara halaqah kebangsaan dan temu wicara hukum acara Mahkamah Konstitusi (MK) bersama Dewan Syuro dan Fungsionaris PKB, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (6/4/2007).Gus Dur menyentil pemberantasan korupsi yang tebang pilih."Dulu saya sangat dendam sekali sama Megawati, tetapi sekarang berubah melihat para pembantunya, orang terdekatnya diburu-buru untuk kasus-kasus korupsi hingga yang terakhir ketua Kabulog Widjanarko Puspoyo," kata Gus Dur yang terbalut batik lengan pendek itu."Padahal koruptor masih banyak berkeliaran di jalan-jalan. Apa ini tidak tebang pilih, ketua MA saja koruptor," ujarnya.Tudingan Gus Dur pun langsung diperjelas lagi oleh wartawan usai acara."Wah kalau pers tidak tahu namanya tolol. Orang semua sudah tahu kok, ada saksinya lagi," sahut Gus Dur saat ditanya kebenaran tudingan itu.Indikasinya apa Gus? "Cari sendirilah, wartawan masa nggak tahu. Ya itu, kalau tebang pilih untuk target politik 2009," sahutnya.Sementara itu Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menilai wajar apabila pengungkapan kasus korupsi tebang pilih karena aparat hukum terbatas."Misalnya kasusnya 1.000 sementara aparat bisanya hanya 100 per tahun. Ya memang harus dipilih. Persoalannya bagaimana memilihnya, jangan sesuai selera kekuasaan saja. Itu yang harus dijelaskan kepada publik," kata Jimly.
(aan/nvt)











































