Mahasiswi Cabuli Bocah SMP
Nama Tengah Anak FM Ide JS
Kamis, 05 Apr 2007 17:15 WIB
Bandung - Bila cerita FM benar, maka tudingan bahwa FM mencabuli JS diragukan. FM mengaku berhubungan dengan JS atas dasar saling suka. Bahkan, JS juga turut serta memberi nama tengah anak FM: Ernest L Joshua. "Nama tengah L itu atas permintaan JS. Saat saya hamil, JS bilang kalau anak yang saya lahirkan laki-laki, maka nama tengahnya harus ada L-nya," tutur FM saat bertemu sejumlah wartawan di di kantor pengacaranya, Djoni Widjaja Aluwi, di Jl. Panaitan, Bandung, Kamis (5/4/2007).Namun, FM tidak mengetahui apa maksud JS memberikan nama tengah L. "Hingga sekarang saya tidak tahu apa maksud L itu. Tapi, karena saya sudah berjanji, ya sudah saya tambahkan L di tengah nama anak saya," kata FM. Anak FM saat ini berusia sekitar 1,5 tahun. Bila sekilas dilihat, Joshua memang sedikit bule. JS yang diyakini FM sebagai penanam benih di rahimnya memang berwajah Indo. JS memiliki darah turunan Belanda dan Portugis. FM melahirkan anaknya di RS Pantai Indah Kapuk Jakarta pada Desember 2005. FM melahirkan anaknya lewat operasi cesar, karena lahirnya prematur. Saat FM melahirkan, usia kehamilannya baru 7 bulan. Saat dilahirkan, berat Joshua hanya 1,6 kg. Orangtua FM Pasrah Sementara itu, orangtua FM yang turut mendampingi FM saat bertemu wartawan mengaku pasrah. Meski sebenarnya, di awal-awal mendengar tentang kehamilan FM, mereka kecewat berat. "Saat mendengar anak saya hamil, saya kecewa berat. Karena dia tiga bulan lagi mau sidang skripsi. Dia bilang ke saya saat hamil usia lima bulan," ujar ibunda FM yang saat mendampingi FM selalu berurai air mata. Ibunda FM memang tidak curiga bahwa anaknya sedang hamil. "Kehamilannya tidak kelihatan, karena perutnya terlihat tidak terlalu besar. Tapi, dia kalau di rumah, selalu diam di kamar. Anak saya memang tertutup orangnya. Dia juga tidak cerita kalau pacaran dengan anak pendeta," kata dia. Ibunda FM tetap menerima anak yang dilahirkan FM. "Tetapi bagaimana lagi anak adalah anugerah Tuhan, meski melalui perbuatan dosa. Saya sedih ketika anak saya sekarang dihakimi oleh masyarakat, bahwa anak saya adalah perempuan yang tidak-tidak. Keluarga kami sudah tidak punya harga diri. Nama baik kami sudah hancur lebur. Tapi kami tidak dendam, kami mendoakan orang yang menyakiti kami diberikan pengampunan," ujar dia. Sementara itu ayah FM meminta FM untuk tidak berharap lagi terhadap JS. "Setelah mendengar masalah ini, saya ancam anak saya untuk tidak berharap lagi dengan laki-laki itu maupun keluarganya. Saya bilang ke anak saya, apa kamu tega orangtua kamu disakiti seperti ini, sementara kamu masih berharap," kata pensiunan BUMN ini.
(asy/nrl)











































