Mahasiswi Cabuli Bocah SMP
Setelah Melahirkan Anak Lelaki, FM Masih Bertemu JS
Kamis, 05 Apr 2007 16:47 WIB
Bandung - Meski orangtua JS tidak mengakui bahwa bayi yang dikandung FM merupakan hasil hubungan dengan JS, tapi kisah asmara FM dan JS tetap jalan. FM dan JS tetap saling telepon dan berkirim SMS. Bahkan, usai melahirkan, FM masih sempat bertemu JS dua kali.Pertemuan FM dengan JS benar-benar terputus pada Juli 2006, setelah ibunda JS melaporkan FM ke polisi. "Sebelum Juli 2006, saya dan JS masih SMS-SMS-an," kata FM kepada sejumlah wartawan di kantor pengacaranya, Djoni Widjaja Aluwi, di Jl. Panaitan, Bandung, Kamis (5/4/2007).Setelah melahirkan pada Desember 2005, FM mengaku pernah dua kali bertemu JS. Dalam dua kali pertemuan itu, FM membawa serta bayinya, hasil hubungannya dengan JS. Bayi laki-laki yang dilahirkan FM diberi nama Ernest L Joshua."Pertemuan pertama terjadi di pesta pernikahan teman. Kami sebelumnya memang janjian. Pertemuan kedua terjadi di gereja," ujar FM. Namun, pertemuan di gereja apa, FM tidak menyebutkan. Yang pasti, bukan di gereja yang dipimpin orangtua JS.Pertemuan di gereja inilah yang membuat surprise FM. "Saat di gereja itu, JS menciumi, memeluk dan menggendong anak saya yang saat itu ada di pelukan saya," ujar FM.Lantas bagaimana perasaan FM setelah lama tidak lagi berhubungan dengan JS? "Saya tidak membenci JS. Apa yang sudah terjadi, ya sudah. Saya saat ini berkonsentrasi menghadapi sidang nanti dan juga memikirkan kehidupan anak saya. Saya akan memberikan yang terbaik pada anak saya, pendidikan dan kesehatan," ujar dia."Masih sayang sama JS?" tanya wartawan. "Bukan sayang, tapi mengampuni saja," jawab FM yang saat itu didampingi kedua orangtuanya.Mengenai tudingan bahwa dirinya menyebarkan tulisan ke sekolah dan gereja mengenai kasus ini, FM tidak mau berkomentar. "No comment, kalau itu nanti lihat di persidangan," kata dia. Menurut Ibunda JS sebelumnya, akibat surat yang tersebar itu, JS dikeluarkan dari sekolahnya dan ratusan jemaat pimpinan ayah JS juga kabur.Pada kesempatan itu, FM juga menuturkan bahwa tuntutan ibu JS terhadap dirinya ada dua. Pertama, tuduhan bahwa FM meneror JS. Kedua, pencabulan di bawah umur."Tentang tudingan meneror, saya jelaskan bahwa saya dan JS selalu SMS-an. Dan ternyata isi SMS-nya dibaca orangtua JS. Dalam SMS itu, saya bilang saya tidak akan pernah mengganggu dan mencari kamu selamanya. Tapi, orangtuanya malah berkebalikan menanggapinya," kata dia.
(asy/sss)











































