Jaksa dan Hakim Kasus Terorisme di Semarang Dijaga Ketat

Jaksa dan Hakim Kasus Terorisme di Semarang Dijaga Ketat

- detikNews
Kamis, 05 Apr 2007 15:22 WIB
Semarang - Berdasarkan dokumen pemeriksaan tersangka teroris, Sarwo Edi alias Suparjo, Kajati Jawa Tengah, M. Ismail, termasuk dalam daftar sasaran teror. Kini, rumah jaksa dan hakim kasus terorisme di Semarang dijaga lebih ketat.Kepala Seksi Penerangan Umum Kejati Jateng, Farda Nawawi, menyatakan, pihaknya tetap menyikapi ancaman teror sekecil apa pun. Pengetatan penjagaan dipandang sebagai hal yang wajar."Ada atau tidak ada ancaman, sebetulnya sistem keamanan tetap dilakukan. Namun karena ada ancaman, penjagaan tentu lebih diintensifkan," kata Farda di kantornya, Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (5/4/2007).Farda mencontohkan, saat ini, rumah dinas hakim dan jaksa yang menangani kasus terorisme dijaga lebih ketat. Hal serupa juga dilakukan di kantor kejati.Alumnus Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Semarang itu tak mau merinci model atau sistem keamanan yang dimaksudkan. Menurutnya hal itu memang bukan konsumsi publik."Kalau saya jelaskan, nanti setiap orang bisa memanfaatkannya. Yang jelas, kami melakukan penjagaan secara terbuka dan tertutup," ungkapnya.Namun dari pantauan detikcom, kantor kejati terlihat memang dijaga lebih ketat. Setiap tamu yang masuk diperiksa, baik identitas maupun kendaraannya. Para petugas menggunakan metal detector.Selain itu, di luar kantor juga tampak beberapa anggota kepolisian, baik berseragam maupun berpakaian preman. Menurut Farda, model penjagaan seperti itu juga dilakukan di rumah hakim dan jaksa kasus terorisme. (try/djo)


Berita Terkait