Pasien Suspect Flu Burung Dirawat di RS Moewardi Solo
Rabu, 04 Apr 2007 13:31 WIB
Solo - Seorang lelaki berusia 29 tahun asal Sukoharjo dirawat di RS Dr Moewardi Solo sebagai pasien suspect flu burung. Saat ini S, demikian inisial pasien tersebut, masih dalam kondisi kritis dan tidak dalam keadaan kesadaran penuh. Pasien S masuk RS Dr Moewardi pada 30 Maret 2007 dengan keluhan panas badan tinggi. Namun Selasa (3/4/2007) kemarin, berdasarkan pemeriksaan medis, hasil lab dan hasil rontgent, memburuknya kondisi pasien itu arena terjadi infeksi oleh virus pada paru-parunya. "Akhirnya sejak kemarin siang kami memutuskan memasukkan pasien S ke ruang isolasi khusus penderita AI (flu burung) sebagai pasien suspect AI hingga ada hasil lab berikutnya yang lebih memastikan penyebab penyakitnya," ujar Prof Dr Suradi SpP(K), anggota tim dokter yang menangani S, Rabu (4/4/2007). Suradi mengatakan hingga Rabu siang, pasien S masih dalam kondisi kritis, kesadaran belum penuh dan masih harus menggunakan alat bantu pernafasan. Namun dikatakan dia, dari pemeriksaan terlihat ada peningkatan pada sistem imun tubuh dan kemampuan paru memasok oksigen pada tubuh. Menurut keterangan keluarga, lanjut Suradi, pasien memang memiliki riwayat kontak dengan unggas. Pada tanggal 15 Maret, S datang ke pasar unggas Semanggi, Solo, untuk membeli daging ayam potong sebanyak 200 Kg. Beberapa hari setelahnya selama tiga hari berturut-turut juga terdapat kejadian yang dapat dihubungkan dengan kondisi kesehatan S yang menurun yaitu puluhan ayam milik warga di sekitar tempat tinggalnya mati mendadak tanpa jelas diketahui penyakitnya. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Suwarto, kakak S yang ikut menunggui di rumah sakit. Menurut dia, setelah kejadian itu, S memang sakit dan dibawa ke Puskesmas setempat. Pihak Puskesmas mendiagnosa S terkena gejala typhus, namun karena tidak kunjung membaik lalu dibawa ke RS Dr Moewardi.
(mbr/asy)











































