Eks Pecandu Narkoba Musnahkan 1.000 Jarum Suntik
Rabu, 04 Apr 2007 13:06 WIB
Surabaya - Untuk menghindari penyebaran virus HIV di kalangan masyarakat luas, puluhan mantan pecandu narkoba dan pihak RSU Dr Soetomo memusnahkan 1.000 jarum suntik bekas. Jarum-jarum suntik ini bekas digunakan pemakai narkoba."Semua jarum suntik ini dikumpulkan selama hampir 10 bulan dari berbagai tempat yang digunakan para pemakai narkoba," kata Direktur Yayasan Bina Hati, Gunadi seusai melakukan pemusnahan di halaman belakang RSU Dr Soetomo Surabaya, Rabu (4/04/2007).Menurut dia, jarum-jarum suntik bekas milik pengguna narkoba yang dimusnahkan ini dikumpulkan oleh 29 anggota Yayasan Bina Hati yang keseluruhannya adalah bekas pecandu narkoba.Untuk mengumpulkan jarum suntik bekas sebanyak itu, mantan pengguna narkoba sama sekali tidak mempunyai kesulitan sama sekali. Sebab, rata-rata mereka tahu di mana jarum itu disimpan setelah habis dipakai."Jarum-jarum tersebut didapatkan dari kampus-kampus, toilet umum, tempat perbelanjaan serta beberapa tempat umum lainnya yang sering digunakan para pemakai narkoba," kata dia. Sementara itu, Hari Cahyono salah seorang mantan pemakai narkoba yang bergabung dengan yayasan yang peduli dengan HIV ini kepada detikcom mengatakan, pemusnahan jarum bekas ini tidak dimaksudkan untuk menghentikan kebiasaan para pecandu narkoba."Kegiatan ini untuk mengingatkan kepada masyarakat, bahwa menggunakan narkoba dengan jarum suntik secara bergantian sangat berbahaya. Karena virus HIV bisa menular melalui jarum suntik", ungkap dia. Menurut dia, Yayasan Bina Hati tidak berhak meminta pengguna narkoba ditangkap. "Kita berharap kepada polisi dan pemerintah agar pengguna narkoba tidak ditangkap, karena mereka itu sebagai korban. Yang berhak ditangkap itu pengedarnya," harap dia.
(gik/asy)











































