Karena Sayang, Orangtua Bunuh Anaknya yang Cacat

Karena Sayang, Orangtua Bunuh Anaknya yang Cacat

- detikNews
Rabu, 04 Apr 2007 11:41 WIB
Sydney - Sepasang suami istri memilih untuk menghabisi nyawa anak mereka yang buta dan cacat mental. Hakim menganggap pembunuhan itu dilakukan karena rasa sayang. Buntutnya, pasangan itu tidak dijatuhi hukuman penjara!Kejadian ini terjadi di Sydney, Australia. Pasangan Margaret (60) dan Raymond Sutton (63) mengaku bersalah atas pembunuhan Matthew, putra mereka yang berusia 28 tahun.Sejak lahir kondisi Matthew amat memilukan. Dia dilahirkan tanpa mata! Matthew meninggal sehari sebelum operasi telinga yang akan dijalaninya. Operasi itu akan membuat Matthew tuli selama 3 bulan dan kemudian pendengarannya akan membaik hingga maksimal 10 persen saja.Matthew yang tinggal di rumah khusus penyandang cacat, meninggal saat berada di rumah orangtuanya di Leonay, Sydney barat, pada April 2001 lalu. Penyebab kematiannya tidak diketahui pasti, namun sisa-sisa obat penenang ditemukan dalam tubuhnya.Normalnya dakwaan pembunuhan seperti itu bisa diancam hukuman penjara maksimum 25 tahun. Namun Pengadilan Tinggi New South Wales membebaskan Sutton dan istrinya dari hukuman penjara. Demikian seperti diberitakan News.com.au, Rabu (4/4/2007).Menurut Hakim Graham Barr, adalah kejam untuk mengirimkan pasangan itu ke penjara.Menurut Hakim Barr, apa yang dilakukan pasangan tua itu merupakan bentuk keputusasaan dan keinginan untuk mencegah putra mereka mengalami penderitaan lebih banyak lagi.Dikatakannya, selama ini pasangan Sutton sudah menderita dengan kondisi anaknya. "Tak perlu lagi menambah penderitaan mereka dengan menjatuhkan hukuman," kata Hakim Barr.Sebagai gantinya, hakim menetapkan Margaret dan Raymond bebas dengan jaminan harus berkelakuan baik selama 5 tahun. Putusan ini disambut dengan air mata dari keluarga pasangan itu. (ita/nrl)


Berita Terkait