Ajeng 'Marfan's Syndrom' dan I Wait The Sun

Ajeng 'Marfan's Syndrom' dan I Wait The Sun

- detikNews
Rabu, 04 Apr 2007 08:20 WIB
Ajeng Marfans Syndrom dan I Wait The Sun
Surabaya - Meski marfan' s syndrom (pembesaran pembuluh darah di jantung) menggelayut, tak membuat Wahyu Ajeng Suminar (22) meninggalkan hobinya menulis puisi. Salah satu puisi favorit yang paling dia suka berjudul I Wait The Sun.Bait puisi itu ditulis di bagian depan album koleksi foto bersama artis dan tokoh idolanya. Konon puisi yang menceritakan harapannya untuk bisa bertahan hidup itu sudah dibeli sebuah perusahaan obat.Hanya saja, bait demi bait pusinya ini yang menulis sang ibunda tercinta Ny Wijayaning Wahjuni. "Penglihatan Ajeng sudah menurun, jadi saya yang membantu menulisnya," kata ibunda Ajeng, Bu Yuni, saat dihubungi detikcom, Rabu (4/4/2007).Berikut ini puisi karya Ajeng:I Wait The Sun.In The Night KingdomThe darkness is a king of my lifeThe loneliness is a queen of my worldbut ...Hopeless is not a prince of my soul, andsadness is not a princess off my heartI Wait The SunMy wings are painfullBut i still touch the skymy love is hurtBut i will always love you god ...I will never hate the nightWill'n the morning be brighter through the darknes ofthe nighthere ...I wait the sunAjeng memang dikenal pandai dalam urusan menciptakan dan membaca puisi. Dia juga pernah didapuk membacakan puisi di sejumlah acara. "Dia memang suka sekali membuat puisi. Apa yang dirasakan dicurahkan ke situ semua," tutur ibunya. (gik/nrl)


Berita Terkait