TNI AU Terima Hibah Suku Cadang Hercules dari Australia
Selasa, 03 Apr 2007 19:16 WIB
Jakarta -
TNI Angkatan Udara (AU) akan menerima bantuan hibah spare part (suku cadang) pesawat Hercules dari pemerintah Australia. Hibah suku cadang untuk Hercules TNI AU ini sempat tertunda selama dua tahun."Bantuan spare part ini sebenarnya diberikan dua tahun yang lalu, karena diperlukan izin dari pembuatnya dalam hal ini Amerika Serikat, sehingga baru dilaksanakan sekarang," kata KSAU Marsekal TNI Herman Prayitno.Hal itu disampaikan Herman Prayitno usai menyematkan Wing Penerbang Kehormatan kepada KSAL Laksamana TNI Slamet Soebijanto, KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso dan Kapolri Jenderal Pol Sutanto di Mabes TNI AU, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (3/4/2007).Ditambahkan KSAU, hibah dari pemerintah Australia ini merupakan tindak lanjut hubungan kerjasama antara TNI AU dan AU Australia yang sudah lama dilakukan. Bantuan ini juga sudah melalui prosedur yang berlaku di kedua negara.Menurut KSAU, suku cadang dari Australia ini akan digunakan untuk kebutuhan 12 pesawat Hercules, sementara 8 pesawat Hercules lainnya telah menerima suku cadang serupa dari Australia pada tahun lalu.Saat ini TNI AU memiliki 20 pesawat angkut Hercules yang membutuhkan suku cadang baru agar semuanya bisa laik terbang. TNI AU telah memprogramkan kebutuhan suku cadang Hercules pada tahun ini, untuk memprioritaskan terhadap 12-14 pesawat angkutnya.Terkait suku cadang untuk alutsista TNI AU yang hingga kini masih tertahan pasca dibukanya embargo dari AS, KSAU mengatakan, pengambilan suku cadang tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kasus saat suku cadang itu tertahan. "Untuk mengeluarkan export licence harus dilakukan seperti itu prosesnya, jadi tidak sekaligus," ujar Herman.
(zal/asy)










































